Asyiiiik, Kini Pesan Taksi Online di Bandara Soetta Tak Perlu Kucing-kucingan Lagi

Pesan taksi online di Bandara Soekarno-Hatta biasanya harus kucing-kucingan antara sopir dengan petugas Aviation Security. Namun,

Editor: rida
(Kompas.com/Alsadad Rudi)
Salah seorang pengemudi Grab bernama Aris Rinaldi mengungkapkan mengenai adanya rekannya sesama pengemudi yang menggunakan Fake GPS di Kantor Grab, Gedung Lippo Kuningan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM- Pesan taksi online di Bandara Soekarno-Hatta biasanya harus kucing-kucingan antara sopir dengan petugas Aviation Security.

Namun, kini hal itu tidak terjadi lagi.

Armada taksi online dari GrabCar secara resmi beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta para Senin (23/10/2017).

Baca: Istri Bilang Eko Patrio Mirip Artis Korea Ini Eh Netizen Malah Pada Sewot. Menurut Kamu Mirip Ga?

Baca: Penolakan Panglima TNI Masuk AS Dinilai Ngawur, Fahri Hamzah: Patut Dicurigai Ada Maksud Lain

Baca: Soal Panglima Ditolak Masuk AS, Publik Diminta Sabar dan Tidak Reaktif. Beri Kesempatan Pemerintah

Baca: Gatot Nurmantyo Ditolak Masuk AS, Anggota DPR: Sudah Diperbolehkan, Panglima Jangan Ngambek

Para pengemudi GrabCar yang bernaung di bawah Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) ini nantinya bisa bekerja secara leluasa, tanpa harus kucing-kucingan lagi dengan petugas Aviation Security yang biasa menindak pengemudi taksi online.

"Ini merupakan kerja sama yang telah dinanti-nantikan, karena banyak sekali peminat transportasi online ini. Kami mohon maaf kalau sebelumnya sopir taksi online kami proses, dengan kerja sama ini, tidak lagi seperti itu karena statusnya sudah resmi," kata Commercial Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, Sukesta Ganewati, saat memberi sambutan di acara peresmian operasional GrabCar, Senin pagi.

Sukesta menjelaskan, pengemudi GrabCar yang tergabung dalam Inkoppol ini dipastikan telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah, di antaranya mobil menjalani uji KIR, berstiker khusus, dan pengemudinya punya SIM A Umum.

Baca: Hati-hati, Ini Fakta Kesehatan Tentang Telur yang Harus Anda Ketahui Sebelum Mengkonsumsinya

Baca: Pernah Mengantar Jokowi ke KPU, Ini Harapan Sopir Bajaj Ditiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Baca: Blak-blakan, Polemik Kata Pribumi yang Dilontarkan Anies Baswedan, Ahok Bilang Begini ke Djarot

Jika pihaknya menemui armada taksi online yang tidak berstiker dan memenuhi syarat yang telah disebutkan, maka petugas Aviation Security akan tetap menindak dan memproses pengemudinya karena dianggap ilegal.

"Stiker itu sebagai penanda bahwa armada tersebut adalah yang resmi beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta," kata Sukesta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved