Gatot Nurmantyo Ditolak Masuk AS, Anggota DPR: Sudah Diperbolehkan, Panglima Jangan Ngambek

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan dirinya mendapat informasi bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah diperbolehkan

Editor: rida
(KOMPAS.com/Kristian Erdianto)
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 TNI, di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017).(KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

TRIBUNJAMBI.COM- Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan dirinya mendapat informasi bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah diperbolehkan berkunjung ke Amerika Serikat.

Untuk itu Bobby berharap Gatot tidak marah karena sempat ditolak masuk tanpa alasan yang jelas.

Baca: Terungkap Ini yang Membuat Perempuan Cantik dan Seksi Pakai Baju Renang Antre di Restoran

Baca: Suami Inneke Koesherawati Masuk Penjara, Saat Ditemui Malah Komentari Bentuk Tubuh Istri. Katanya

Baca: Astaga Kejang-kejang di Sawah, Pria Ini Malah Dibiarkan Saja. Saat Ada yang Menolong Kondisinya

"Kiranya memang sudah clear dan ternyata diperbolehkan, Panglima juga jangan 'ngambek', sebaiknya tetap memenuhi undangan ke AS tersebut," kata Bobby saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Politikus Partai Golkar ini sempat geram dan menilai Amerika Serikat mempermalukan Panglima TNI dengan penolakan yang dilakukan.

Namun menurutnya, bukan kali ini saja pemerintah AS menolak tokoh-tokoh militer Indonesia berkunjung ke negaranya. ‎

Baca: Terungkap, Pengemis Ini Ternyata Pura-pura Cacat Untuk Dikasihani. Saat Ditangkap Satpol PP Mengaku

Baca: Blak-blakan, Polemik Kata Pribumi yang Dilontarkan Anies Baswedan, Ahok Bilang Begini ke Djarot

Baca: Pernah Mengantar Jokowi ke KPU, Ini Harapan Sopir Bajaj Ditiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Baca: Hati-hati, Ini Fakta Kesehatan Tentang Telur yang Harus Anda Ketahui Sebelum Mengkonsumsinya

"Hal ini pernah juga terjadi kepada beberapa tokoh militer lain seperti Prabowo Subianto dan Wiranto," kata Bobby.

Dirinya juga menyayangkan kejadian ini kembali terulang.

Padahal kerjasama kerjasama militer Indonesia-Amerika juga negara-negara NATO lainnya sangat baik.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved