Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Israel vs Iran

Iran Serang Pangkalan Militer Gabungan AS-Inggris di Pulau Chagos

Iran menyerang Pangkalan Militer Diego Garcia, di Pulau Chagos, Samudra Hindia, Sabtu (21/3/2026). Ini pangkalan militer gabungan AS

Editor: Suci Rahayu PK
Ist
Serangan rudal Iran menghantam kilang minyak di Haifa, wilayah utara Israel, yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Yerusalem. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Iran menyerang Pangkalan Militer Diego Garcia, di Pulau Chagos, Samudra Hindia, Sabtu (21/3/2026).

Ini merupakan pangkalan militer gabungan Amerika Serikat (AS)-Inggris.

Serangan rudal tersebut mengindikasikan Iran memiliki rudal yang bisa mencapai Eropa.

Atas serangan ini, Kementerian Luar Negeri Inggris mengeluarkan kecamannya.

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menegaskan Inggris telah mengambil posisi yang berbeda dari AS dan Israel dalam konflik dengan Iran.

Ia juga menegaskan pihaknya menginginkan untuk melihat penyelesaian perang yang cepat.

Cooper menambahkan bahwa Pemerintah Inggris mendukung tindakan defensif terhadap ancaman Iran yang sembrono.

Iran menembakkan rudal ke arah Inggris setelah memperingatkan warga Inggris dalam bahaya.

Baca juga: Marak BBM Subsidi di Jambi Dikirim untuk Tambang Emas Ilegal

Baca juga: Biayai Perang di Iran, AS Ajukan Dana USD 200 Miliar

Hal itu terjadi setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengizinkan AS melakukan serangan lebih lanjut dari pangkalan-pangkalan Inggris.

Kantor Berita Iran melaporkan Teheran telah menembakkan rudal balistik antarbenua ke Kepulauan Chagos, namun dua rudal tersebut gagal mengenai target.

Satu rudal ditembak jatuh oleh kapal perang AS, sedangkan yang lainnya mengalami kegagalan saat penerbangan.

Namun, jika kedua tembakan itu bisa mencapai targetnya maka akan menjadi serangan jarak jauh Iran terjauh.

“Kami terus mendukung tindakan defensif untuk mendukung kepentingan Inggris, termasuk tindakan defensif terhadap ancaman rudal balistik,” kata Cooper dikutip dari The Guardian.

“Namun kami ingin melihat penyelesaian konflik ini secepat mungkin. Pendekatan kami terhadap konflik ini tetap sama sepanjang waktu,” ucapnya.

Meski begitu, Cooper menegaskan Inggris mendukung tindakan defensif terkait kepentingannya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved