Jalan Tol Jambi
Peta Progres 2 Koridor Utama Tol Trans Sumatera Jambi-Palembang
Akselerasi pembangunan koridor utama ini terus dikebut secara paralel pada dua ruas besar untuk memastikan konektivitas Sumatra Selatan dan Jambi.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Progres jalan tol Trans Sumatera
- Progres fisik Jalan Tol Ruas Betung-Tempino-Jambi telah mencapai 58,34 persen.
- Jalur penyambung Ruas Palembang-Betung melaju lebih tinggi di angka 82,24 persen.
- Tol ini diproyeksikan mengurai kemacetan parah pada jalan nasional eksisting.
- "Jalan tol memperlancar logistik dan dukung pertumbuhan ekonomi," ujar Hamdani.
- Sinergi bersama instansi pertanahan diperkuat guna memacu sisa pembebasan lahan.
TRIBUNJAMBI.COM – Upaya mengakhiri isolasi jalur lambat di wilayah tengah Sumatera yang tergubung ke Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan terus dipacu.
PT Hutama Karya (Persero) mengumumkan bahwa pengerjaan fisik Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol Trans Sumatera (JTTS) yang mengarah langsung ke Jambi kini menunjukkan pergerakan yang semakin masif di lapangan.
Akselerasi pembangunan koridor utama ini terus dikebut secara paralel pada dua ruas besar untuk memastikan konektivitas kokoh antara Sumatra Selatan dan Jambi segera terwujud.
Berdasarkan data operasional terbaru per akhir Mei 2026, berikut rincian capaiannya:
- Ruas Betung – Tempino – Jambi (170,7 Km)
Jalur utama yang menjadi tumpuan bagi masyarakat Jambi ini telah menembus progres konstruksi fisik sebesar 58,34 persen, sementara pembebasan lahannya berada di angka 69,18 persen.
- Ruas Palembang – Betung (69,2 Km)
Jalur penyambung dari arah Kota Palembang mencatatkan progres konstruksi yang lebih tinggi, yakni mencapai 82,24 persen dengan pengadaan lahan sebesar 87,45 persen.
Baca juga: Libur Panjang, 122 Ribu Kendaraan Padati Tol Trans Sumatera Arah Jambi
Baca juga: Siasat Travel Umrah Tipu Jemaah, Total Kerugian Korban Capai Rp12 Miliar
Solusi Pengurai Beban Jalan Nasional
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menekankan kehadiran infrastruktur bebas hambatan ini dirancang untuk memecah persoalan klasik kemacetan panjang di jalan lintas nasional eksisting.
"Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi pada jalan nasional, sehingga masyarakat dapat memperoleh waktu perjalanan yang lebih efisien. Selain itu, jalan tol ini juga akan memperlancar arus logistik dan distribusi barang, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatra," terang Hamdani dilansir dari CNBC, Minggu (31/5/2026).
Dampak Makro dan Komitmen Mutu
Secara jangka panjang, tersambungnya tol dari Palembang hingga Jambi ini diyakini akan memperkuat daya saing regional serta menumbuhkan titik-titik kawasan ekonomi baru di sekitar koridor tol.
Hasil bumi dan logistik dari Jambi menuju pusat industri selatan kini tidak lagi terhambat oleh efisiensi waktu perjalanan.
Hutama Karya menegaskan bahwa percepatan proyek ini tetap berjalan beriringan dengan pengawasan mutu yang ketat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260531-Ruas-tol-dalam-jalan-tol-Trans-Sumatera.jpg)