Selasa, 2 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kabel Provider di Jambi Semrawut

Mengapa Kabel Provider Internet di Kota Jambi Semrawut, Warga Bingung Mengadu ke Siapa

"Semrawut. Masak semua sales internet tidak ada yang mengakui itu kabel milik mereka. Apa mereka juga tidak tahu tiang mereka yang mana" 

Tayang:
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: asto s
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
SEMRAWUT - Kabel provider internet di Kota Jambi terlihat semrawut, Kamis (28/5). Kondisi itu ditemukan di banyak titik lokasi di Kota Jambi.  

Namun, petugas tersebut menyebut kabel yang menjuntai itu bukan milik perusahaan mereka.

Pihak Provider Tak Mau Mengakui

"Semrawut. Masak semua sales internet tidak ada yang mengakui itu kabel milik mereka. Apa mereka juga tidak tahu tiang mereka yang mana" 
Tarti, Warga Kota Jambi

Tarti juga mengaku pernah menyampaikan hal yang sama kepada sales perusahaan provider internet yang datang menawarkan layanan ke rumahnya. 

Namun, jawaban yang diterimanya serupa, tidak ada yang mengakui kabel tersebut milik perusahaan mereka.

"Semrawut. Masak semua sales internet tidak ada yang mengakui itu kabel milik mereka. Apa mereka juga tidak tahu tiang mereka yang mana,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Samanto, warga yang ditemui Tribun Jambi di kawasan Simpang Puskes.

Ia menilai kondisi kabel utilitas yang semrawut di sekitar tempat tinggalnya sangat mengganggu pemandangan. 

Selain itu, banyaknya tiang yang berdiri di sepanjang jalan juga dinilai menambah kesan tidak tertata.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan warga.

Ia berharap ada penataan yang lebih serius terhadap kabel utilitas di Kota Jambi, baik dengan mengurangi jumlah tiang maupun menata jaringan secara lebih rapi.

“Kalau bisa dibuat jalur bawah tanah saja supaya rapi. Atau minimal jangan terlalu banyak tiang. Ngeri juga lihatnya,” pungkasnya. 

Nyaris Ambruk

Kondisi tiang kabel provider internet parah juga di Jalan Lingkar Selatan II, tepatnya di samping Masjid Jami Nurul Amal, sebelum belokan Simpang Acai.

Tiang sudah melengkung, nyaris ambruk, sementara kabel-kabel masih terkait di sana.

"Itu sudah lama, entah kapan dibenerin gak tahu. Orang internet juga lewat-lewat saja," ujar Weru, warga Simpang Acai.

Secara pasti, Weru tidak mengetahui apakah tiang tersebut milik provider internet, PLN, atau milik siapa. Tapi, yang jelas, sebagai warga setempat dia khawatir karena itu bisa menimbulkan kecelakaan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved