Berita Jambi
Update Asusila Guru Silat di Jambi, Korban Sebut Ada Pelaku Lain
Update kasus asusila yang melibatkan guru silat di Jambi. Korban kembali melayangkan laporan terkait tindakan asusila di padepokan DPMA
Dia mengatakan bahwa remaja 14 tahun tersebut berhak untuk melaporkan peristiwa yang ia alami ke aparat penegak hukum.
"Apa alasannya untuk melakukan penolakan, dan apa alasannya karena pelaku utama sudah diamankan?" ujar Putra.
Kemudian setelah kejadian itu pihak keluarga korban mendatangi lembaga bantuan hukum Makalam.
Di hari berbeda, didampingi Penasihat Hukum keluarga korban kembali membuat laporan.
Namun, Putra mengatakan pihaknya merasa proses pembuatan laporan di Polresta Jambi dipersulit lantaran petugas kepolisian yang berjaga meminta mereka berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kanit PPA Polresta Jambi.
"Ini korban membuat laporan, (saya tanya) apa dasarnya saya harus kordinasi dulu dengan Kanit?" kata Putra.
Setelah itu, akhirnya laporan korban yang merupakan remaja 14 tahun itu diterima oleh Polresta Jambi.
Namun, dua pelaku lain yang dilaporkan korban, yakni H dan N, belum ditetapkan sebagai tersangka.
Putra mengatakan bahwa saat ini setidaknya ada lima orang korban yang telah melaporkan kasus dugaan asusila di padepokan silat DPMA.
Sebelumnya, untuk diketahui Polisi sudah menahan dua orang pelaku yang diduga melakukan tindakan asusila di padepokan silat Delapan Penjuru Mata Angin (DPMA) yang berlokasi di Olak Kemang, Kota Jambi.
Dua orang tersebut tersangka yakni Husni yang merupakan guru di padepokan tersebut dan Heri satu siswa senior yang juga mengajar siswa di padepokan tersebut.
Baca juga: Pesan Darurat Jurnalis Tempo Usai Ditahan Tentara Israel: Bebaskan Kami, Pak Prabowo
Baca juga: Truk Bawa 5.400 Liter Solar Subsidi dari Riau ke Jambi Dicegat Polisi
Keterangan Orang Tua Korban
Berdasarkan keterangan salah satu orang tua korban, padepokan silat DPMA kembali aktif beroperasi sejak tahun 2024 setelah sempat vakum.
Dalam sepekan, para siswa menjalani latihan sebanyak tiga kali, mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Kegiatan latihan dilakukan di belakang Balai Olak Kemang, yang lokasinya berdekatan dengan rumah salah satu tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/KORBAN-PELECEHAN-Orangtua-korban-tindak-asusila-guru-silat-di-hingga-hamil.jpg)