Khazanah Islami
Tanda Amal Ibadah Selama Ramadan Diterima Allah SWT
Sejumlah ulama menjelaskan bahwa tanda diterimanya ibadah puasa Ramadan dapat terlihat dari perubahan sikap setelahnya.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Seorang hamba berusaha melakukan amal semata-mata karena Allah, bukan karena pujian manusia.
Rasulullah SAW juga pernah berdoa kepada Allah agar hatinya selalu diteguhkan dalam agama.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa hati manusia berada di antara dua jari kekuasaan Allah, sehingga Allah dapat membolak-balikkan hati sesuai kehendak-Nya.
Tanda berikutnya adalah munculnya kebiasaan menjalankan salat malam. Banyak orang yang setelah Ramadan berusaha mempertahankan kebiasaan bangun malam untuk beribadah, meskipun tidak seintens saat bulan Ramadan.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malam yang ia lakukan, sedangkan kehormatannya terlihat dari sikapnya yang tidak bergantung kepada orang lain.
Selain itu, seseorang juga akan lebih senang berada di lingkungan orang-orang saleh. Kebersamaan dengan orang-orang yang baik sering kali menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri dan menjaga ketaatan kepada Allah.
Al-Qur’an juga memerintahkan orang-orang beriman untuk bertakwa kepada Allah dan bersama dengan orang-orang yang jujur serta benar.
Perubahan sikap lain yang dapat terlihat adalah meningkatnya kesabaran dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Seseorang yang terbiasa berlatih kesabaran selama Ramadan biasanya lebih mampu mengendalikan emosi dan menghadapi kesulitan dengan tenang.
Allah SWT dalam Al-Qur’an menegaskan bahwa Dia bersama orang-orang yang sabar.
Terakhir, rasa syukur kepada Allah juga semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Seorang Muslim akan lebih mudah mengingat nikmat yang telah diberikan Allah serta berusaha menggunakannya untuk hal-hal yang baik.
Dalam Surah Al-Baqarah ayat 152, Allah memerintahkan manusia untuk mengingat-Nya dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.
Berbagai perubahan tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih bertakwa dan lebih dekat kepada Allah SWT setelah bulan suci itu berlalu.
Baca juga: Wabup Abdul Khafidh Ingatkan Bahaya Narkoba Saat Safari Ramadan di Tabir
| Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Syawal 1447 H beserta Niat dan Keutamaannya |
|
|---|
| Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Perspektif Islam dan Negara Indonesia |
|
|---|
| Bacaan Takbir Idulfitri 1447 Hijriah Lengkap Penjelasan Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
| Hukum Video Call Dengan Lawan Jenis Saat Puasa Ramadan |
|
|---|
| Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 1447 Hijriah? Ini Prakiraannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-ramadan-ilustrasi-ramadhan-1-18022026.jpg)