Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Khazanah Islami

Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 1447 Hijriah? Ini Prakiraannya

Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan berlangsung pada Februari 2026.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Freepik
Pada tahun 1447 Hijriah, awal Ramadan diperkirakan jatuh lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, yakni pada pertengahan Februari 2026. 

TRIBUNJAMBI.COM -Bulan Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan berlangsung pada Februari 2026.

Ramadan dikenal sebagai bulan suci dalam ajaran Islam, sekaligus menjadi salah satu rukun Islam melalui pelaksanaan ibadah puasa bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat.

Pada tahun 1447 Hijriah, awal Ramadan diperkirakan jatuh lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, yakni pada pertengahan Februari 2026.

Perubahan waktu tersebut terjadi karena kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran bulan dengan jumlah hari sekitar 354 hari dalam satu tahun.

Jumlah hari kalender Hijriah lebih pendek dibandingkan kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari dengan 365 hari dalam setahun.

Berdasarkan kalender yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, awal Ramadan 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan tanggal awal Ramadan secara resmi.

Penetapan awal Ramadan oleh pemerintah akan dilakukan melalui sidang isbat setelah pelaksanaan rukyatul hilal di berbagai lokasi pemantauan di Indonesia.

Sidang isbat biasanya digelar beberapa hari menjelang berakhirnya bulan Syakban untuk memastikan hasil pengamatan hilal.

Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Perbedaan penetapan awal Ramadan tersebut berkaitan dengan metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan masing-masing pihak.

Pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal, yakni penentuan awal bulan dengan mengamati kemunculan bulan sabit pertama secara langsung.

Pengamatan hilal dilakukan pada hari ke-29 bulan berjalan atau pada malam ke-30 untuk menentukan apakah bulan baru telah masuk.

Apabila hilal terlihat, maka malam tersebut menandai awal bulan Hijriah berikutnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Tags
Ramadhan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved