Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Berdiri 1906, Masjid Raya Magat Sari Ikon Sejarah dan Tradisi Ramadan

Masjid Magat Sari di Kota Jambi menjadi masjid bersejarah yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjaga tradisi Ramadan.

Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
IKON SEJARAH-Masjid Raya Magat Sari di Kota Jambi menjadi masjid bersejarah yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjaga tradisi berbuka puasa bersama dengan menu khas nasi minyak setiap Ramadan. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -  Dari ramainya aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Kota Jambi.

Berdiri satu masjid yang menjadi saksi perkembangan dan perubahan zaman dari masa ke masa.

Masjid Raya Magat Sari, tidak hanya menjadi rumah ibadah tetapi juga menjadi salah satu masjid paling bersejarah di Provinsi Jambi.

Berlokasi di Jalan Orang Kayo Hitam, Arab Melayu, Kecamatan Pasar Jambi. Masjid ini setiap harinya selalu ramai oleh jamaah yang datang tidak hanya untuk beribadah tetapi juga beristirahat.

Sejarah Masjid Raya Magat Sari

Pembangunan Masjid Raya Magat Sari tercatat dimulai pada tahun 1906 yang pada saat itu merupakan dekade penghujung masa perjuangan pahlawan Jambi, Sulthan Thaha melawan Belanda.

Masjid ini, awalnya dibangun dengan luas 30 x 30 meter di sebidang tanah wakaf dari Syeh Hasan bin Ahmad Bafadhal.

Pengerjaan pembangunan Masjid ini dipimpin langsung oleh H. Agus Nasir dan dibantu oleh para tokoh lainnya.

Pada awal pembangunan, Masjid Raya Magat Sari hanya dibangun dengan sederhana menggunakan kayu.

Di mana empat tiang dibangun dari kayu Bulian, menara adzan hanya dibuat dari bambu yang disusun dan dirangkai sedemikian rupa dan diberi atap.

Sementara atapnya masih sangat tradisional berbentuk Joglo yang pada saat itu juga menunjang kegiatan syiar agama dan menjadi tempat berkumpul serta belajar ilmu agama.

Kemudian dalam perkembangannya terjadi beberapa kali renovasi yakni di tahun 1923, 1937,1950 dan 1970.

Dan di tahun 1992 masjid ini dibangun secara permanen dengan menggunakan semen dengan luas menjadi 1.287 meter yang terdiri dari dua lantai.

Menjaga Tradisi Buka Bersama denga Nasi Minyak
Setiap bulan suci Ramadan, pengurus Masjid Raya Magat Sari rutin menyediakan menu berbuka puasa gratis bagi para jamaah.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved