Berita Selebritis

Nikita Mirzani Lapor ke KPK, Lucinta Luna Ikutan Panas Sebut Dir

Babak baru, Nikita Mirzani lapor KPK, sempat heran kok rekaman soal Reza Gladys ditolak hakim, Lucinta Luna sebut Dir.

Editor: asto s
Ist/ Kolase Tribun Jambi
Suasana sidang kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani memanas pada Kamis (31/7/2025).  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Inda Putri Manurung mendadak jadi sorotan publik setelah terlibat adu argumen sengit dengan Nikita Mirzani. 

Babak baru, Nikita Mirzani lapor KPK, sempat heran kok rekaman soal Reza Gladys ditolak hakim, Lucinta Luna sebut Dir.

TRIBUNJAMBI.COM - Babak baru jalan hukum, Nikita Mirzani melapor ke KPK.

Nikita Mirzani melalui kuasa hukumnya laporkan dugaan korupsi atau suap terhadap aparat penegak hukum ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu terlihat dari Instagram milik Nikita Mirzani

Apakah laporan tersebut terkait suara rekaman dugaan pihak selebgram dan dokter kecantikan Reza Gladys diduga menguap jaksa dan hakim?

Dua kali sidang kasus dugaan pemerasan  dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Nikita Mirzani Vs Reza Gladys gaduh. 

Isi Aduan Nikita Mirzani ke KPK

Usai sidang ditunda karena ricuh, admin instagram Nikita Mirzani menunggah foto bukti tanda terima dari KPK dengan nomor surat 011/VII/2025.

"Surat tanda terima dari Nikita Mirzani dengan nomor surat 011/VII/2025 berupa pengaduan dugaan tindak pidana korupsi dan/atau patut diduga adanya tindakan suap terhadap aparat penegak hukum. Jakarta, 8 Agustus 2025," tulis surat tanda terima tersebut, dikutip Tribunnews.com, Sabtu (9/8/2025).

Pengaduan tersebut dilakukan atas nama M Fasih Huddoink Holili.

"Sesuai permintaan nepos laporin saja ke @official.kpk. Kami sudah laporin, ya," tulis akun Nikita. 

Nikita Mirzani berharap laporannya terhadap KPK bisa ditindaklanjuti dan mendapat keadilan hukum. 

"Semoga @official.kpk segera menindaklanjuti kasus yang Kaka Niki laporkan ke @official.kpk," tulisnya lagi.

"Agar masih ada keadilan di negara Republik Indonesia dan masyarakat percaya bahwa keadilan masih ada," imbuhnya.

Rekaman Suara yang Ditolak Hakim

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved