Berita Teboq
Alat Pemantau Kualitas Udara di Tebo Rusak, DLH Tak Bisa Cek ISPU
Alat Quality Monitoring System (AQMS) milik Kabupaten Tebo mengalami kerusakan setelah sejumlah kompresornya tidak berfungsi
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO – Alat Quality Monitoring System (AQMS) milik Kabupaten Tebo mengalami kerusakan setelah sejumlah kompresornya tidak berfungsi, Jumat (8/8/2025).
Kabid Pengendalian Pencemaran, Kerusakan, dan Penataan Lingkungan Hidup, Deriansyah, mengatakan kerusakan terdeteksi ketika angka pada setiap parameter tidak mengalami perubahan selama beberapa hari.
“Setelah dicek, ternyata kompresor tidak menyala,” ujarnya.
Kerusakan ini sudah dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pihak kementerian menyebut alat tersebut masih dalam masa garansi dari vendor.
“Informasinya, bulan ini vendor akan datang ke Tebo untuk melakukan perbaikan,” kata Deriansyah.
Akibat kerusakan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tebo tidak dapat memantau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) setempat. Padahal, wilayah Tebo saat ini berstatus Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
AQMS ini dibeli seharga sekitar Rp 1,2 miliar menggunakan anggaran KLH, dan didistribusikan ke beberapa kabupaten di Provinsi Jambi, termasuk Kabupaten Tebo.
Baca juga: Buang Sampah Sembarangan, Warga Eka Jaya Jambi Disidang di Kantor Lurah
Baca juga: Berkas Tersangka Korupsi Bahan Kimia Tirta Mayang Tahap I, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Baca juga: Prediksi Skor Statistik Brentford vs Borussia Monchengladbach Pukul 01.30 WIB
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Alat-Quality-Monitoring-System-AQMS-milik-Kabupaten-Tebo-mengalami-kerusakan.jpg)