Human Insterest Story
Kisah Orang Rimba di Merangin Jambi Lepas dari Tuberkulosis, Seri III
DESA Pelakar Jaya, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin, menjadi saksi perubahan besar dalam kehidupan Orang Rimba.
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
DESA Pelakar Jaya, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin, menjadi saksi perubahan besar dalam kehidupan Orang Rimba.
Dari komunitas nomaden yang dulu bergantung pada rimba dan sungai, kini mereka perlahan beradaptasi dengan kehidupan menetap, lebih sehat, lebih teratur, dan perlahan, lebih sejahtera.
Ayep, Kepala Desa Pelakar Jaya, mengenang awal mula perubahan itu.
"Dulu, sebelum mereka tinggal di pemukiman tetap, kondisinya memprihatinkan. Banyak anak-anak yang terkena TB (tuberkulosis) paru, dan kita tak berdaya,” katanya, Minggu (20/7/2025).
Namun semua berubah sejak pendampingan intensif dilakukan.
Layanan kesehatan rutin mulai menjangkau komunitas Orang Rimba.
Hasilnya pun terasa. Angka penderita tuberkulosis menurun drastis.
Kematian karena penyakit paru tak lagi terdengar dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Ayep dan tim pendamping, itu bukan sekadar pencapaian, melainkan harapan yang nyata.
Meski begitu, jalan mereka belum sepenuhnya mulus.
Di balik keberhasilan sektor kesehatan, tantangan ekonomi masih membayangi.
Sebagian warga telah mencoba bertanam padi dan sayuran dalam program ketahanan pangan.
Namun, kenyataan pasar membuat mereka kembali pada hasil buruan baru: berondolan sawit.
“Sayur-sayuran sulit laku dijual. Mereka merasa lebih untung cari berondolan, meski sebenarnya itu tidak pasti,” tutur Ayep.
Tapi angin perubahan tetap berembus.
human interest story
Orang Rimba
Desa Pelakar Jaya
Merangin
Jambi
Tuberkolosis
Suku Anak Dalam
Kecamatan Pamenang
| Perjuangan Wiwin Hapus Stigma Eks Lokalisasi Payo Sigadung: Saya Cinta Kampung Ini |
|
|---|
| Film Mantagi Telusuri Batanghari dari Hulu ke Hilir, Sutradara Angkat Relasi Manusia dan Air |
|
|---|
| Pemuda Jambi Habiskan Rp9 Juta, Jalan Kaki, Naik Bus, Kereta dan kapal ke Raja Ampat |
|
|---|
| Lansia di Kerinci Hidup Sebatang Kara dan Namanya Dihapus dari Penerima Bansos |
|
|---|
| 80 Siswa Belajar di Bawah Atap Bocor MTsN 3 Bungo yang Dibangun sejak 1970-an |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Orang-Rimba-di-Desa-Pelakar-Jaya-Kecamatan.jpg)