Berita Viral
MENDADAK Misri Singgung Soal CCTV di Vila, Pengacara Minta Psikolog Forensik Dilibatkan: Ada Alibi
Misri Puspita Saru kini mengajukan permohonan Psikologi Forensik dan Digital ke Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi, Asi Noprini, menerima kabar bahwa Misri mengalami stres saat berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal itu disampaikannya kepada Tribunjambi.com, saat ditemui di ruangannya.
Asi mengatakan, pihak UPTD PPA NTB menghubunginya via WhatsApp mengenai kondisi Misri.
“Setelah mendapat kabar itu, kami meminta bantuan kepada PPPA Kabupaten Muaro Jambi untuk membawa Ibunda Misri, Lita Krisna ke Kantor UPTD PPA Provinsi Jambi untuk mendapatkan pendampingan,” katanya.
Dia menuturkan, pendampingan tersebut berupa cerita mengenai kronologi kasus serta memberikan motivasi dan semangat.
“Ibunda Misri mengatakan dirinya kuat menghadapi kasus tersebut,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pihaknya telah mengupayakan memberikan penguatan kepada Lita.
“Aku memberikan masukan, saat menelepon Misri, jangan membahas kasusnya, namun bahas yang positif saja,” jelasnya.
Latar Belakang Kasus
Misri Puspita Sari merupakan satu dari tiga tersangka dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, bersama dua aparat kepolisian lain, Kompol I Made Yogi dan Ipda Haris Chandra.
Melalui kuasa hukumnya, Misri mengajukan diri sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.
Ia mengakui berada di tempat kejadian namun membantah terlibat langsung dalam aksi penganiayaan.
Jika status JC-nya disetujui, Misri berpotensi menjadi kunci pengungkap dugaan pembunuhan berencana terhadap Nurhadi, yang disebut tewas dalam kondisi mengenaskan dan tidak wajar untuk disebut hanya sebagai korban penganiayaan biasa.
Misri Puspita Sari
Misri
Brigadir Nurhadi
Kompol Yogi
Ipda Haris Chandra
CCTV
Psikologi Forensik
Komdigi
Kementrian Komunikasi dan Digital
vila
Tribunjambi.com
Yan Mangandar
| Skandal Bea Cukai Terbongkar, Data Rahasia Negara Diduga Bocor, Importir Bebas Masuk RI |
|
|---|
| Saat Dadan Hindayana dan Pejabat Lain Tersandung Kasus MBG, Mengapa Nanik S Deyang Tak Terlibat? |
|
|---|
| 84 Siswa Tumbang usai Makan MBG, Belasan Masih Dirawat Intensif |
|
|---|
| Misteri di Balik Surat Sony Sonjaya kepada Nanik, Ditulis Setelah Ditetapkan Tersangka |
|
|---|
| 7 Bantuan yang Siap Masuk ke KPM di Bulan Juni 2026, Cek Rekening Para Penerima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/MENDADAK-Misri-Singgung-Soal-CCTV-di-Vila-Pengacara-Minta-Psikolog-Forensik-Dilibatkan-Ada-Alibi.jpg)