Sertu Oki Yusmika Meninggal

Ratusan Orang Hantarkan Sertu Oki Yusmika ke Peristirahatan Terakhir di TPU Pal 6 Bungo

Pemakaman dilaksanakan dengan upacara pemakaman secara militer yang dipimpin langsung oleh Mayor Inf Tony Wijaya, Kepala Staf Kodim 0416/Bute.

Penulis: Sopianto | Editor: asto s
Tribun Jambi/Sopianto
Ratusan orang menghantarkan Sertu Oki Yusmika ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Pal 6, Muara Bungo, Kabupaten Bungo, pada Selasa (15/7/2025) sekira pukul 20.50 WIB. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ratusan orang menghantarkan Sertu Oki Yusmika ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Pal 6, Muara Bungo, Kabupaten Bungo, pada Selasa (15/7/2025) sekira pukul 20.50 WIB.

Pemakaman dilaksanakan dengan upacara pemakaman secara militer yang dipimpin langsung oleh Mayor Inf Tony Wijaya, Kepala Staf Kodim 0416/Bute.

Keluarga almarhum, Robi, mengatakan bahwa Oki dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak sombong.

"Iya, dia tidak sombong. Saya belum pernah melihat dia pulang ke rumah mengenakan seragam TNI," ujarnya.

Menurut Robi, Oki juga dikenal sangat menghormati orang tua, sehingga banyak orang yang menyayanginya.

Sementara itu, Firmansyah, pelatih taekwondo pertama almarhum, mengaku telah lama mengenal sosok Oki. 

Sejak kelas 3 SMP, Oki sudah aktif berlatih taekwondo hingga akhirnya berhasil menorehkan prestasi membanggakan bagi Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Bungo.

"Oki anak yang baik, rajin, gigih, dan berprestasi. Ia sering meraih medali dalam berbagai perlombaan," tutur Firmansyah.

Ia juga menyebut Oki sebagai sosok yang tidak neko-neko dalam menekuni bidang apa pun. 

Berkat ketekunannya, Oki mampu membanggakan kedua orang tuanya.

Firmansyah mengaku terkejut saat mendengar kabar meninggalnya Oki setelah berjuang melawan kanker tulang.

"Saya terkejut. Oki meninggal dunia," katanya.

Menurut keterangan keluarga, awal mula penyakit kanker tulang yang diderita Oki berawal dari keluhan sakit di sekitar kaki. 

Saat itu, ia sempat dipijat, namun justru menimbulkan efek samping berupa kaki yang lebam dan bengkak.

"Waktu itu Oki mengeluhkan sakit di kaki kiri. Ia minta istrinya membawanya ke tukang urut. Setelah merasa enakan, ia kembali ke Jakarta. Namun tak lama kemudian kakinya lebam dan bengkak. Setelah diperiksa dokter, ia didiagnosis menderita kanker tulang," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved