Berita Viral

KABAR Tiga Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi, Kompolnas: Tak Ada Rekayasa

Sudah ada tiga tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi. Namun, belum jelas siapa tersangka yang secara langsung menganiayanya.

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Dua dari tiga tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi, yakni Kompol Yogi (kanan) dan Misri (kiri). 

Hal itu diungkapkan Arfi Syamsun seperti yang dilansir dari YouTube Kompas TV, Kamis (10/7/2025).

"Pada saat terjadi kekerasan di daerah leher, yang bersangkutan masih hidup. Faktanya adalah ada resapan darah, kemudian yang bersangkutan ada di air, dan itulah kemudian yang mengakhiri hidupnya," kata Arfi Syamsun.

Arfi Samsun menjelaskan ditemukan kondisi patah tulang lidah pada Brigadir Nurhadi yang mengindikasikan 80 persen kematian korban karena dicekik. 

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram ini juga melakukan pemeriksaan penunjang, seperti memeriksa paru-paru, tulang sumsum dan ginjal. 

Hasilnya ditemukan air kolam yang masuk ke bagian tubuh ini. 

"Saat korban berada di dalam air, dia masih hidup, dan meninggal karena tenggelam yang disebabkan karena pingsan," kata Arfi dalam konferensi pers, Jumat (4/7/2025).

"Jadi ada kekerasan pencekikan yang utama yang menyebabkan yang bersangkutan tidak sadar atau pingsan sehingga berada di dalam air."

"Tidak bisa dipisahkan pencekikan dan tenggelam sendiri-sendiri tetapi merupakan kejadian yang berkesinambungan atau berkaitan," jelasnya. 

"Kami menemukan luka memar atau resapan darah di kepala bagian depan maupun kepala bagian belakang, kalau berdasarkan teori kepalanya yang bergerak membentur benda yang diam," imbuh Arfi.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat mengatakan, peran para tersangka masih didalami. 

Terkait dugaan adanya penganiayaan, Syarif mengatakan masih mendalami karena terkendala pengakuan para tersangka yang sebagian besar berbohong. 

"Tapi saya sampaikan dari awal kami berdasarkan keterangan hasil ekshumasi, keterangan ahli pidana dan ahli poligraf untuk menetapkan tersangka," kata Syarif. 

Diketahui Brigadir Nurhadi bersama atasannya datang ke vila untuk bersenang-senang dan melakukan pesta privat.

Mereka juga mendatangkan dua perempuan untuk menemani mereka.

Adapun diduga pemicu Brigadir Nurhadi dibunuh atasan, karena soal perempuan yang disebut dicium korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved