Berita Viral

KABAR Tiga Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi, Kompolnas: Tak Ada Rekayasa

Sudah ada tiga tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi. Namun, belum jelas siapa tersangka yang secara langsung menganiayanya.

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Dua dari tiga tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi, yakni Kompol Yogi (kanan) dan Misri (kiri). 

Kompolnas meminta penyidik Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisir ulang bukti-bukti dalam kasus tewasnya Brigadir Muhammad Nurhadi di Gili Trawangan.

"Bukti-bukti harus dicermati ulang, agar lebih terkonfirmasi kemudian disisir ulang, sehingga kita dapat memastikan sampai di peradilan tanpa hambatan," kata Komisioner Kompolnas Supardi Hamid, Jumat (11/7/2025). 

Kedatangan pengawas internal polisi ini untuk memastikan penanganan perkara yang menyeret dua perwira ini, sudah dilakukan sesuai dengan prosedurnya. 

Meskipun saat ini penyidik belum mengungkap pelaku utama dari penganiayaan anggota Paminal Bid Propam Polda NTB itu. 

"Ini bisa dilihat hasil penyidikan dengan clear pada saat persidangan, siapa jadi aktor dan tersangka utamanya," kata Supardi. 

Rentetan kasus tewasnya Brigadir Nurhadi ini dimulai saat mereka berpesta di villa mewah Gili Trawangan, di sana mereka mengonsumsi riklona atau obat penenang serta ekstasi dan miras jenis tequila. 

Namun dalam pasal sangkaan yang dikenakan terhadap tiga tersangka yakni, Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri, tak ada pasal terkait narkoba itu. 

Padahal, hasil pemeriksaan dua dari tiga tersangka dinyatakan positif menggunakan narkoba. 

Kompolnas menegaskan meskipun demikian, berdasarkan hasil sidang etik salah satu alasan dua perwira divonis pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena mengonsumsi narkoba. 

Mereka juga meminta agar penyidik berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, untuk melakukan rehabilitasi. 

Ahli Forensik Sebut Brigadir Nurhadir Tewas di Cekik Saat Pesta dengan Atasan
Dua tersangka, Kompol Yogi (kiri) dan Misri (kanan), serta korban Brigadir Nurhadi (tengah). (ist)

Ahli Forensik Sebut Brigadir Nurhadir Tewas Dicekik Saat Pesta dengan Atasan

Tewasnya anggota polisi, Brigadir Nurhadi di vila Gili Trawangan, Lombok, NTB diduga kuat dibunuh dua atasannya, yaitu Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

Di sisi lain muncul pertanyaan, kenapa Misri Puspita Sari, perempuan asal Jambi, turut ditahan dan menjadi tersangka?

Dokter ahli Forensik, Arfi Syamsun, mengungkapkan Brigadir Nurhadi dicekik dan ditenggelamkan ke kolam dalam kondisi masih hidup.

Dari hasil autopsi Brigadir Nurhadi mengalami patah tulang lidah dan leher karena cekikan, luka-luka pada wajah hingga kaki, dan diduga tewas karena ditenggemkan dalam kolam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved