Polemik di Papua
Siapa KKB Papua yang Bakar Rumah Bupati Puncak? Pimpinan Peni Murib,Ini Sepak Terjang
Rumah milik Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dan Kantor Distrik Omukia di Kampung Ningimbome, Kabupaten Puncak dibakar TPNPB-OPM atau KKB Papua.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Siapa KKB Papua yang Bakar Rumah Bupati Puncak? Pimpinan Peni Murib,Ini Sepak Terjang
TRIBUNJAMBI.COM - Rumah milik Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dan Kantor Distrik Omukia di Kampung Ningimbome, Kabupaten Puncak dibakar TPNPB-OPM atau KKB Papua.
Lantas, kelompok siapa pelaku pembakaran tersebut?
Pembakaran itu dilakukan atas perintah langsung Peni Murib.
Dari informasi yang dihimpun, Peni Murib rupanya bukan kali pertama melakukan aksi kekerasan terhadap warga di Papua.
Dari catatan Tribunnews, Peni Murib sebelumnya juga pernah melakukan kekerasan, di antaranya menembak mati dua tukang ojek.
Siapa Peni Murib dan apa saja sepak terjangnya?
Peni Murib adalah Panglima Kodap XVIII Ilaga, TPNPB-OPM.
Sebelum melakukan pembakaran rumah Bupati Puncak Elvis Tabuni dan Kantor Distrik Omukia di Kampung Ningimbome, Kabupaten Puncak, Peni Murib bersama Pilatus Waker, dan Papuanus Murib diketahui pernah melancarkan serangan di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 08.30 WIT.
Baca juga: SATGAS Cartenz Buru KKB Papua Pembakar rumah Dinas Bupati Puncak dan 5 Bangunan Lainnya
Baca juga: WACANA Pemakzulan Wapres Gibran Layu Sebelum Berkembang, Keluarga Solo Terlalu Kuat?
Baca juga: PAHLAWAN Tanpa Pamrih dari Tegal: Pengacara Yopi Rela Bantu Bocah SD Digugat Kakek-Nenek Rp1 M
Dari laporan resmi Panglima TPNPB Kodap XVIII Ilaga, Bridjen Peni Murib, serangan ini dilakukan karena KKB Papua menduga pesawat yang mendarat ditumpangi oleh anggota TNI dan warga sipil yang disebut sebagai bagian dari mobilisasi pasukan militer Pemerintah Indonesia ke Ilaga untuk melancarkan misi operasinya.
Baku tembak antara TNI dan TPNPB berlangsung sekitar dua jam di Bandara Aminggaru.
Sementara itu, dilaporkan ratusan anggota TNI bergerak menggunakan kendaraan menuju Kampung Tabanggi 1 dan Tabanggi 2 di Distrik Gome Utara, lalu membakar rumah-rumah warga sipil.
Papuanus Murib mengimbau seluruh masyarakat sipil untuk tidak menggunakan pesawat sipil dari Nabire, Timika, dan Wamena menuju Ilaga.
"Karena pesawat sipil akan menjadi target penembakan setelah melakukan pendorongan pasukan militer Pemerintah Indonesia ke wilayah konflik bersenjata di Tanah Papua," tegas Papuanus Murib.
Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam Siaran Pers Ke-IV Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB pada Senin (18/6/2025), juga mengimbau seluruh warga sipil untuk menghentikan aktivitas di wilayah konflik bersenjata di Ilaga agar tidak menjadi korban penembakan.
"Kami sampaikan kepada imigran Indonesia agar menghentikan aktivitasnya di luar Kota Ilaga. Jika keluar, Anda bukan lagi warga sipil, melainkan agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang dipasang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyusup di wilayah konflik," kata Sebby Sembom.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20250709-rmah-diakar-KKB-Papua.jpg)