Berita Viral

Brigadir Nurhadi Diduga Dibunuh, Ada Wanita Dirayu Saat Berendam Bersama di Kolam Vila

Terkuak penyebab Brigadir Nurhadir tewas dihabisi dua atasannya di dalam kolam berenang di Vila Lombok Utara.

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Kompol Yogi (kanan) menjadi satu dari tiga tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi (kiri). 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada dugaan yang mencuat dari kasus kematian Brigadir Nurhadir di kolam renang di vila di Gili Trawangan, Lombok, NTB.

Dalam kasus ini, dua polisi menjadi tersangka, yaitu Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

Kompol Yogi dan Ipda Harsi sudah dipecat secara tidak hormat sebagai polisi dan ditahan di Rutan Polda NTB.

Ada juga wanita bernama Misri asal Jambi yang turut dijadikan tersangka dan ditahan.

Kematian Brigadir Nurhadi diketahui terjadi pada 16 April 2025.

Baca juga: CELAKA Istri Polisi Tipu Uang Arisan Rp 3 M, Luluk Nuril Dulu Berkasus Skandal dengan Siswi Magang

Baca juga: KKB Papua Klaim Bakar Rumah Bupati Puncak dan Kantor Distrik Omukia, Sebut Dijadikan Pos Militer

Kematian Brigadir Nurhadi sempat disebut karena insiden tenggelam di kolam renang vila.

Belakangan mencuat dugaan dari hasil penyelidikan kepolisian bahwa Brigadir Nurhadi dibunuh oleh dua atasannya, Kompol Yogi dan Ipda Haris Chandra.

Pemicunya diduga karena kecemburuan terkait wanita.

"Ada peristiwa almarhum (Brigadir Nurhadi) mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka, itu ceritanya. Diduga merayu dan itu dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Direktur Ditreskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat, Selasa (8/7/2025).

Sebelum korban tewas, mereka sempat berendam bersama di kolam berenang di vila. Mereka menikmati pesta.  

RESMI Kompol Yogi dan Ipda Haris Ditahan Bersama Wanita Asal Jambi, Bunuh Brigadir Nurhadi di Vila
RESMI Kompol Yogi (kanan) dan Ipda Haris ditahan. (ist)

Jejak Karir dan Harta Kekayaan Kompol Yogi

Kini resmi jadi tersangka kasus pembunuhan sesama polisi, Kompol Yogi adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 2010.

Kompol Yogi sempat bersekolah di pendidikan Sarjana Ilmu Kepolisian PTIK tahun 2017.

Setelah lulus, Kompol Yogi dipercaya mengemban amanah sebagai Kasatnarkoba Polres Mataran selama dua tahun.

Kompol Yogi pun dirotasi menjadi Kasatreskrim Polresta Mataram tahun 2019.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved