Polemik di Papua

KKB Papua Klaim Bakar Rumah Bupati Puncak dan Kantor Distrik Omukia, Sebut Dijadikan Pos Militer

TPNPB-OPM atau yang disebut KKB Papua mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran dua unit rumah milik Bupati Puncak, Elvis Tabuni.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Facebook
TPNPB-OPM atau yang disebut KKB Papua mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran dua unit rumah milik Bupati Puncak, Elvis Tabuni. 

Sebab, seorang petani bernama Achmad (34) menjadi sasaran serangan orang tak dikenal (OTK).

Namun berkat kesigapan luar biasa dari Satgas Operasi Damai Cartenz-2025, nyawa petani tersebut berhasil diselamatkan dari upaya pembacokan. 

Baca juga: IRONI di Tanah Papua: TPNPB-OPM Teriak HAM, Justru KKB Papua Menginjak-injaknya!

Baca juga: MENCEKAM Detik-detik Satgas Cartenz Selamatkan Petani dari Serangan OTK di Yahukimo

Insiden ini tidak hanya menjadi bukti nyata ancaman yang masih membayangi warga sipil di Papua.

Tetapi juga menyoroti kecepatan respons dan komitmen aparat dalam menjaga keamanan.

Achmad, yang berasal dari Lapangisi, Mowewe, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, dan telah lama menetap di Dekai, tengah melintas di kawasan Seng Pagar Tinggi sekitar pukul 15.30 WIT. 

Tiba-tiba, ia diserang oleh OTK yang berupaya membacoknya. 

Detik-detik menegangkan ini menjadi saksi bisu betapa rentannya situasi keamanan di beberapa wilayah.

Begitu informasi serangan ini sampai ke telinga aparat, sepuluh personel Satgas Ops Damai Cartenz-2025 yang dipimpin oleh Bripka Romansya tak buang waktu. 

Mereka segera meluncur ke lokasi kejadian, bergerak cepat, dan langsung melakukan penyisiran serta patroli aktif di area sekitar untuk memburu pelaku. 

Aksi cepat tanggap ini adalah kunci penyelamatan Achmad dari maut.

Menyikapi insiden yang bisa saja berakibat fatal ini, Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, didampingi Wakil Kepala Operasi Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan prioritas utama mereka: perlindungan maksimal bagi seluruh masyarakat Papua.

"Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Satgas Damai Cartenz hadir untuk memastikan bahwa setiap orang berhak merasa aman di Tanah Papua. Respons cepat ini adalah bukti nyata komitmen kami," tegas Brigjen Pol Faizal.

Di sisi lain, Kepala Satgas Hubungan Masyarakat Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat. 

Dia meminta warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh insiden semacam ini.

"Kami terus tingkatkan patroli dan pendekatan kepada masyarakat. Keamanan di Yahukimo adalah tanggung jawab bersama. Kami minta semua pihak tetap waspada, namun tidak panik. Percayakan sepenuhnya kepada aparat," ujar Kombes Pol Yusuf.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved