Berita Internasional

22 Warga Palestina di Gaza Tewas Usai Ditembaki Pasukan Israel saat Cari Makanan Bantuan

Sebanyak 22 warga Palestina dilaporkan tewas usai ditembaki pasukan Israel di jalur Gaza. 20 warga lainnya terluka akibat penembakan pada Senin lalu.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Sebanyak 22 warga Palestina dilaporkan tewas usai ditembaki pasukan Israel di jalur Gaza. 20 warga lainnya terluka akibat penembakan pada Senin lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak 22 warga Palestina dilaporkan tewas usai ditembaki pasukan Israel di jalur Gaza.

Selain itu, terdapat 20 warga lainnya yang terluka akibat kekejaman yang terjadi pada Senin (20/6/2025).

Mereka ditembaki saat berupaya mendapatkab bantuan makanan.

Pihak Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengatakan, telah menerima jenazah 11 orang yang ditembak saat kembali dari lokasi bantuan yang terkait dengan Dana Kemanusiaan Gaza (Gaza Humanitarian Fund/GHF) yang didukung Israel dan AS di Gaza selatan.

Sedangkan sepuluh orang lainnya tewas di gudang bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Gaza utara.

Serangan di Gaza selatan terjadi sekitar 3 kilometer dari lokasi GHF di kota Khan Younis, saat warga Palestina kembali dari lokasi tersebut melalui satu-satunya rute yang dapat diakses.

Warga Palestina sering kali terpaksa menempuh perjalanan jauh untuk mengakses pusat-pusat GHF dengan harapan memperoleh bantuan.

Saksi Mata Menceritakan Penembakan oleh Pasukan Israel

Seorang warga bernama Yousef Mahmoud Mokheimar sedang berjalan bersama puluhan orang lainnya ketika ia melihat pasukan Israel di dalam kendaraan dan tank mengejar mereka.

Baca juga: HEBOH Tepung Bantuan Pengungsi di Gaza Disusupi Pil Narkoba

Baca juga: AGUS Asal Sungapipenuh Jambi Berhasil Ditangkap di Malaysia: Kabur Usai Membunuh Wanita 6 Bulan Lalu

Baca juga: PASAL BERLAPIS Himpit Eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar yang Cabuli Anak Dijerat Segudang Dakwaan

Awalnya mereka melepaskan tembakan peringatan ke udara, sebelum menembaki kerumunan warga Palestina.

"Mereka menembaki kami tanpa pandang bulu," katanya, seraya menambahkan bahwa ia tertembak di kakinya, dan seorang pria juga tertembak saat berusaha menyelamatkannya.

Ia mengatakan melihat pasukan menahan enam orang, termasuk tiga anak-anak, dan tidak diketahui apa yang terjadi pada mereka.

"Kami tidak tahu apakah mereka masih hidup," katanya.

Monzer Hisham Ismail, saksi mata lainnya mengatakan, pasukan menyerang kerumunan saat kembali dari pusat GHF di Khan Younis timur.

"Kami kembali dari pusat bantuan Amerika dan kami menjadi sasaran artileri (Israel)," katanya.

Rumah Sakit Nasser mengatakan orang lain tewas di dekat pusat GHF di kota selatan Rafah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved