Khazanah Islami
Niat Puasa Asyura 1, 9, dan 10 Muharram Beserta Keutamaannya
Umat Islam di berbagai penjuru dunia tengah bersiap menyambut salah satu hari penting dalam kalender Hijriyah, yakni Hari Asyura.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Nabi Ibrahim AS selamat dari api yang dinyalakan Raja Namrud.
Peristiwa-peristiwa tersebut makin mempertegas bahwa Asyura adalah hari yang penuh rahmat, pembebasan, dan penyelamatan.
Memasuki tanggal 10 Muharram 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 6 Juli 2025, umat Islam diajak menjadikan Asyura sebagai momentum merenungi kembali perjalanan hidup, bersyukur atas keselamatan yang Allah limpahkan, serta memperbanyak ibadah di bulan yang disebut-sebut sebagai bulan Allah Muharram.
Di tengah hiruk pikuk dunia yang penuh ketidakpastian, Asyura hadir sebagai oase ketenangan, membimbing umat untuk kembali pada nilai-nilai tauhid, kesabaran, dan syukur.
Puasa Asyura bukan sekadar ritual, tapi juga bentuk ikrar batin: bahwa dalam setiap cobaan, ada jalan keluar; dalam setiap kesulitan, ada pertolongan Allah.
Baca juga: Jadwal Puasa Asyura Disertai Keutamaan Bagi Umat Muslim yang Mengerjakannya
| Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Syawal 1447 H beserta Niat dan Keutamaannya |
|
|---|
| Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Perspektif Islam dan Negara Indonesia |
|
|---|
| Bacaan Takbir Idulfitri 1447 Hijriah Lengkap Penjelasan Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
| Hukum Video Call Dengan Lawan Jenis Saat Puasa Ramadan |
|
|---|
| Tanda Amal Ibadah Selama Ramadan Diterima Allah SWT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa-setelah-solat.jpg)