Berita Internasional

RUDAL Iran Hantam Kota Israel, 3 Warga Tewas, Netanyahu Bungkam Soal Gencatan Senjata

Tiga warga dilaporkan tewas dalam hantaman rudal Iran yang diluncurkan ke Kota Beersheba, Israel. Serangan tersebut membuat sirene peringatan berbunyi

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi
Tiga warga dilaporkan tewas dalam hantaman rudal Iran yang diluncurkan ke Kota Beersheba, Israel. Serangan tersebut membuat sirene peringatan terus berbunyi di Kota tersebut. 

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum memberikan pernyataan resmi atas penyampaian Donald Trump tersebut.

Donald Trump sebagaimana diketahui sebelumnya mengumumkan telah tercapai gencatan senjata antara Israel dan Iran

Di tengah ketidakpastian itu, serangan terus berlanjut dan menelan korban di kedua pihak.

Baca juga: PERINGATAN Iran ke Tentara Amerika Serikat: Setiap Negara Gunakan Pasukan Donald Trum Jadi Target

Baca juga: TOKOH MUDA Kecam Aksi Brutal KKB Papua: Tidak Manusiawi, Langgar HAM, Warga Trauma

Menurut The Jerusalem Post, Netanyahu menggelar rapat darurat dengan Dewan Keamanan Kabinet hingga Selasa (24/6/2025) dini hari waktu setempat. 

Ia juga meminta para menteri untuk tidak membuat pernyataan publik terkait perkembangan situasi.

Donald Trump Ejek Serangan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut serangan Iran yang menyasar pangkalan militer di Timur Tengah sangat lemah.

Ledekan tersebut pasca adanya 19 rudal yang hendak menghancurkan pangkalan pasukan tentara Amerika Serikat.

Serangan Iran dengan meluncurkan 19 rudal tersebut sebagaimana diketahui terjadi pada Senin (23/6/2025) malam.

Petinggi militer Qatar, Mayor Jenderal Shayeq Al Hajri mengatakan ada 19 rudal ditembakkan Iran ke Pangkalan Udara Al Udeid.

Pangkalan itu rumah bagi Pusat Operasi Udara Gabungan yang menyediakan komando dan kendali kekuatan udara di seluruh wilayah, serta Sayap Ekspedisi Udara ke-379.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kemudian menyebut serangan tersebut sangat lemah.

Versi Trump, 14 rudal ditembakkan Iran, 13 di antaranya berhasil dijatuhkan dan satu dibiarkan lolos karena tidak menimbulkan ancaman.

"Itu respons yang sangat lemah," kata Trump, seperti dikutip AP, Selasa (24/6/2025). Trump menegaskan tak ada korban dalam serangan Iran.

Serangan rudal Iran ini sebagai pembalasan atas serangan AS terhadap tiga situs nuklir Iran; Fordow, Natanz, dan Isfahan, pada Minggu dini hari WIB. 

Serangan Amerika ini menandai bergabungnya Washington dalam agresi Israel terhadap Iran yang dimulai sejak 13 Juni.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved