Polemik di Papua
KKB Papua Yekis Wanimbo Sang Buronan Sejak 2021 Diringkus Satgas Cartenz, Kelompok Telenggen
Yekis Wanimbo yang merupakan anggota KKB Papua berhasil diringkus Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 di Timika, Papua Tengah.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Yekis Wanimbo yang merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua berhasil diringkus Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 di Timika, Papua Tengah.
Pelaku diketahui merupakan buronan sejak 2021 silam terkaik aksi kejahatan merusak objek vital.
Aksi pria yang bernama alias Salahmakan Tabuni itu terlibat dalam aksi pembakaran Camp PT. Unggul di Kampung Mundidok, Kabupaten Puncak, Papua.
Anggota KKB Papua itu kemudian berhasil ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 pada Selasa (10/6/2025) pukul 14.35 WIT.
Pelaku ditangkap di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Pelaku langsung dibawa ke Posko Gakkum Unit Timika untuk pemeriksaan intensif.
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga menyatakan penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata di Papua.
“Salahmakan Tabuni merupakan bagian dari kelompok KKB pimpinan Numbuk Telenggen. Ia berperan aktif dalam aksi pembakaran fasilitas vital milik PT. Unggul di Puncak pada Tahun 2021,” ujar Brigjen Faizal.
Baca juga: MALANG Nasib Pria di Pulau Pandan Jambi Korban Perampokan, Modus Wanita Minta Antar: Korban Dibacok
Baca juga: NIAT Suami di Jambi Bawa Istri Berobat Jadi Korban Hipnotis: Pulang Ambil ATM dan Rp6 Juta Raib
Baca juga: Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Tanjung Bungur Tebo, Kadis hingga Kabid Jadi Tersangka
Berdasarkan penyelidikan, Salahmakan terlihat bersama Beniku Tabuni dan Alenus Tabuni saat membakar camp PT. Unggul.
Mereka menyiram bangunan dengan bensin dan membakarnya menggunakan korek api.
Tersangka diketahui bernama lengkap Yekis Wanimbo, lahir di Ilaga, 1 Februari 1994, beralamat di Desa Walani, Kwamki Narama.
Selain berprofesi sebagai petani, ia juga diketahui aktif mendulang emas di Kali Kuluk, Distrik Tembagapura, yang hasilnya diduga digunakan untuk mendanai kegiatan KKB Papua, termasuk pembelian senjata api.
Dalam proses penangkapan, aparat menyita sejumlah barang bukti penting:
- 1 pucuk senjata api jenis Revolver buatan Pindad, nomor seri AE S 030190
- 1 tas bercorak Bintang Kejora
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.