Berita Viral
Kronologi Oknum TNI Aniaya 3 Warga Sampe Babak Belur Lantaran Tak Terima Ditegur Parkir Sembarangan
Tiga warga menjadi korban pengeroyokan di area parkir Hypermart Tole Iskandar, Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (31/5) sekitar pukul 18.30 WIB.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM – Tiga warga menjadi korban pengeroyokan di area parkir Hypermart Tole Iskandar, Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (31/5) sekitar pukul 18.30 WIB.
Mereka dipukuli hingga babak belur oleh sekelompok orang yang diduga anggota TNI.
Pengeroyokan itu terjadi hanya permasalahan sepele karena menegur pelaku agar tidak parkir sembarangan.
Korban bernama Sandi Lesmana, Januar Dwi Putra, dan Margo Ade Mulyanto.
Menurut keterangan kuasa hukum para korban, Army Mulyanto, insiden bermula saat ketiganya menegur seorang pengendara sepeda motor yang memarkir kendaraannya di area khusus mobil.
“Teguran itu disampaikan secara sopan karena pelaku memarkir motor di tempat yang tidak semestinya,” kata Army.
Namun teguran tersebut justru memicu keributan.
Terduga pelaku yang disebut-sebut sebagai anggota TNI tidak terima dan sempat mengancam akan kembali dengan "satu kompi".
Baca juga: SEPELE! Oknum TNI Keroyok Warga di Depok karena Ditegur Parkir Sembarangan, 3 Korban Babak Belur
Baca juga: MAHASISWA Unila Dipaksa Minum Spiritus, Pulang Diksar Pecinta Alam Babak Belur Dihajar Senior
Baca juga: ‘Enggak Mau!’ Dedi Mulyadi Tolak Mentah-mentah Godaan Suporter Jadi Investor Klub Bola
Tak berselang lama, sekitar 10 orang datang ke lokasi, beberapa di antaranya mengenakan atribut militer.
“Korban dipukuli secara membabi buta. Ada yang mengenakan seragam loreng. Mereka datang, melakukan kekerasan di depan umum, lalu melarikan diri ke arah kompleks Kostrad,” ujar Army.
Akibat kejadian tersebut, Sandi mengalami luka sobek di bibir, Januar menderita lebam di mata kiri, luka lecet di bagian rusuk kanan dan kiri, serta luka di hidung.
Sementara Margo mengalami lebam di mata kanan hingga sempat tidak bisa melihat, serta luka lecet di lutut.
Peristiwa pengeroyokan ini telah dilaporkan ke Polres Metro Depok pada malam kejadian.
Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa para korban yang telah menjalani visum.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Inf. Iman Widhiarto membenarkan adanya laporan tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.