Idulfitri 1446 H

Kapan Takbiran Idul Fitri Dimulai dan Batas Waktunya? Berikut Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Berikut penjelasan waktu yang tepat dimulainya takbiran Idul Fitri menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Mareza Sutan AJ
ILUSTRASI TAKBIRAN IDULFITRI - Berikut penjelasan waktu yang tepat dimulainya takbiran Idul Fitri menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut penjelasan waktu yang tepat dimulainya takbiran Idul Fitri menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Terdapat sejumlah pendapat dari ulama mengenai waktu dimulainya takbiran.

1.  Dimulai sejak malam setelah maghrib satu hari sebelum salat Idul Fitri.

2. Dimulai saat pagi hari ketika menuju salat Ied.

"Pertama mulai malam Idul Fitri, habis maghrib sampai besok khatib shalat Idul Fitri naik mimbar."

"Pendapat kedua ketika pagi, mau berangkat mau menuju tempat shalat Ied, itulah baru bertakbir," terang Ustaz Abdul Somad.

Setelah salat Idul Fitri selesai, maka setelah itu tidak ada lagi takbiran.

Berbeda dengan Idul Adha yang mana ada hari tasyrik, maka selama hari tasyrik itu masih disunnahkan untuk takbiran.

"Sampai khatib naik mimbar, setelah itu habis tidak ada takbir, yang takbir hari pertama, hari kedua, hari ketiga itu Idul Adha, 11, 12, 13, Wallahu A'lam Bishawab," tutup Ustaz Somad.

Berikut panduan/kaifiat shalat Idul Fitri berjamaah di rumah:

1. Sebelum shalat, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Shalat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat shalat idul fitri.

Lafaz niat shalat Idul Fitri sebagai makmum adalah:

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved