Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

OTT KPK di OKU Sumsel

Daftar 8 Oknum di OKU Sumatera Selatan Kena OTT KPK: Kadis, Kontraktor Hingga Dewan

Delapan orang terjaring dalam OTT KPK di OKU Sumatera Selatan, ada Kadis, kontraktor hingga anggota dewan.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Sebanyak delapan orang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (15/3/2025).(Istimewa) 

Daftar 8 Oknum di OKU Sumatera Selatan Kena OTT KPK: Kadis, Kontraktor Hingga Dewan

TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak delapan orang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (15/3/2025).

Kedelapan orang itu langsung dibawa ke Polres OKU di Palembang Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang diperoleh bahwa mereka yang diamankan dari berbagai kalangan baik dari pemerintahan hingga swasta.

Diantara mereka yang diamankan itu terdapat salah satunya yakni kepala dinas di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Sosok kepala dinas tersebut yakni menjabat di Dinas PUPR OKU.

Selain Kadis PUPR itu, OTT KPK itu juga mengamankan anggota DPRD Ogan Komering Ulu.

OTT KPK itu dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan ihwal penangkapan terhadap kepala PUPR dan anggota dewan, Sabtu.

Baca juga: Kata Ketua DPD Hanura Soal Kabar Ketua DPC OKU Kena OTT KPK di Sumatera Selatan

Baca juga: Petinggi Partai Kena OTT KPK di OKU Sumsel, 8 Terjaring, Keluarga Datangi Propam Polres

Hanya saja Fitroh belum bisa memerinci lebih detail pihak-pihak yang diamankan, termasuk perkaranya.

Sementara itu, Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengonfirmasi bahwa total delapan orang diamankan dalam OTT tersebut.

Adapun empat dari 8 orang yang ditangkap dalam operasi senyap KPK adalah 3 anggota DPRD OKU berinisial FA ,FI, UH dan oknum pejabat kepala Dinas di OKU berinisial NO.

"Benar KPK telah mengamankan 8 orang dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan," kata Tessa.

Namun, ia belum merinci identitas dan peran masing-masing orang yang diamankan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kedelapan orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim KPK.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers resmi yang akan digelar oleh KPK.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang ditangkap tersebut.

Respon Ketua DPD Partai Hanura

Salah satu petinggi partai politik yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK di Sumatera Selatan yakni Ketua DPC Partai Hanura Ogan Komering Ulu (OKU).

Baca juga: Kena OTT KPK Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Terima Rp2,5M dari Pemotongan Anggaran di Setda

Ketua DPD Hanura Sumsel, Ahmad Al Azhar tidak membantah adanya operasi penangkapan tersebut.

Dia membeberkan informasi yang diperolehnya dari sekretaris dewan pimpinan tingkat Kabupaten OKU.

"Kami monitor, dari informasi Sekretaris DPC memang benar, tetapi kita belum tahu secara pasti soal apa,” kata Azhar, Sabtu (15/3/2025). 

Meski mendapat kabar salah satu pentinggi partai politik di partainya, Azhar mengatakan pihaknya mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Namun dibalik itu, dia mengungkapkan Partai Hanura akan tetap mendukung penuh pemberantasan korupsi.

"Kita juga mendukung penegakkan hukum, karena pada dasarnya Hanura merupakan partai yang taat dengan hukum."

Namun untuk saat ini kita belum bisa berkomentar panjang lebar, mengingat belum juga ada release resmi dari KPK terkait penangkapan dan penahanan di kabupaten OKU," singkat Azhar.

Dalam OTT KPK itu ada juga anggota DPRD lainnya dari partai lain yang ikut diamankan bersama satu kepala dinas.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni SIK MH yang dikonfirmasi mengatakan pihak Polres OKU dimintai tempat untuk tim KPK melakukan pemeriksaan saja.

Siang tadi pihaknya ditelepon dari tim KPK untuk disiapkan tempat pemeriksaan.

Baca juga: Profil dan Biodata Risnandar Mahiwa, Pj Wali Kota Pekan Baru Terjaring OTT KPK Hari Ini

Kapolres juga mengaku tidak tahu berapa yang kena OTT siapa saja dan bagiamana kronologisnya.

"Kami hanya menyiapkan tempat untuk tim KPK melakukan pemeriksaan" kata Kapolres. 

Kapolres juga menyebutkan pihaknya akan menutup pintu gerbang dan mempersilahkan wartawan keluar dari halaman Mapolres.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Dukung Kegiatan Positif Anak Muda Jambi, Kapolresta dan Pak Bray Ikut Lomba Lari

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Rayo vs Real Sociedad di La Liga Spanyol, Kick off 00.45 WIB

Baca juga: 2 Anak Ditemukan Meninggal di Kolam Muara Bulian Batanghari Jambi, 1 Perempuan

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Atlético Madrid vs Barcelona di La Liga Spanyol, Kick off 03.00 WIB

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved