Fakta Unjuk Rasa Mahasiswa 'Indonesia Gelap', Singgung Efisiensi dan Pengangkatan Deddy Corbuzier
Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Gelap” di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2/2025).
TRIBUNJAMBI.COM - Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Gelap” di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2/2025).
Termasuk kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Koordinator Aksi BEM UI Muhammad Rafid Naufal Abrar menyebut, sasaran utama pihaknya melakukan aksi unjuk rasa adalah Istana Negara.
Menurut Rafid, aksi turun ke jalan ini dilakukan dalam rangka meminta pertanggungjawaban pemerintah mengenai situasi negara yang memburuk.
Kondisi itu disebut disebabkan oleh berbagai permasalahan yang terjadi, akibat tindakan sewenang-wenang pemerintah.
Massa telah membubarkan diri sejak pukul 20.25 WIB.
Elemen mahasiswa membawa 13 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.
Baca juga: Dirut PDAM Jambi: Pasokan Air Bersih 24 Ribu Pelanggan Terdampak Pipa Putus, Normal 27 Februari
Baca juga: 5 Berita Viral Jambi Paling Populer, Ruko H Tafsir di Kuala Tungkal hingga Truk Batu Bara Oleng
Mereka berjanji akan melakukan demonstrasi secara terus-menerus bila tuntutan mereka tak dipenuhi oleh pemerintah.
Tuntutan-tuntutan itu di antaranya pendidikan gratis, evaluasi menyeluruh program makanan bergizi gratis, dan reformasi Kepolisian RI.
Koordinator Pusat BEM SI Satria mengkritisi kebijakan pemerintah yang mengatasnamakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pengertian efisiensi tidak sejalan dengan realitas yang diterapkan pemerintah, serta mengabaikan kepentingan masyarakat.
“Efisiensi-efisiensi, pendidikan dipotong, tapi melantik staf khusus dari influencer,” ujar Satria dalam orasinya, merujuk pada pelantikan Deddy Corbuzier sebagai Stafsus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Senin.
Demonstrasi juga Dilakukan Mahasiswa di Surabaya
Mahasiswa mengaku menerima tindakan represif dari aparat kepolisian ketika mengikuti aksi demonstrasi menolak efisiensi anggaran pendidikan di Kantor DPRD Jawa Timur, Senin (17/2/2025).
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Wendi Septian, mengatakan tindakan represif itu dialami oleh beberapa temannya yang merupakan massa aksi.
| Update Jalan Tol Tempino-Simpang Ness Jambi, Pengerjaan Flyover Penghubung Seksi 3-4 |
|
|---|
| Dirut PDAM Jambi: Pasokan Air Bersih 24 Ribu Pelanggan Terdampak Pipa Putus, Normal 27 Februari |
|
|---|
| Demo Mahasiswa 'Indonesia Gelap' Bawa Poster Mayor Teddy, Nilai Seskab Langgar UU TNI |
|
|---|
| Video Bu Guru Salsa Viral di TikTok hingga Twitter, Link Video Ditonton Jutaan Kali Sampai Heboh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18022025-DEMO-MAHASISWA.jpg)