5 Pernyataan Ipda Ferren yang Bikin Ahmad Sahroni Naik Pitam, Pemecatan Siswa SPN di Jabar

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan SPN Polda Jabar kemarin Sabtu (8/2/2025) sempat terjadi ketegangan.

Editor: Duanto AS
Istimewa
PEMECATAN SISWA SPN - Ipda Ferren Azzahra Putri, Polwan yang menyebut Valyano Boni Raphael, siswa Bintara SPN Polda Jabar mengalami NPD. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pro kontra pemecatan Valyano Boni Raphael, siswa Bintara Sekolah Polisi Negera (SPN) Polda Jawa Barat (Jabar), masih hangat.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan SPN Polda Jabar kemarin Sabtu (8/2/2025) sempat terjadi ketegangan.

Ipda Ferren Azzahra Putri sebagai wakil dari SDM Polda Jabar, menjelaskan sejumlah penilaian berakhir pemecatan Valyano.

Tapi ternyata, penjelasan justru terhenti dan menuai tanggapan tajam dari DPR RI.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang menganggap segala tuduhan yang dibacakan Ipda Ferren adalah luapan kebencian dan bukan faktual dari cerita yang terjadi.

"Ini sudah meluapkan kebencian ini nggak baik, nggak boleh, ini nggak bisa. Ini bukan faktual dari cerita yang terjadi ini hanya kebencian. Masa menuduh si ini nggak bener si itu nggak bener, apa ibu bener? belum tentu," kata Sahroni.

"Jangan melakukan laporan ini atas kebencian, analisa ini analisa itu. Ibu melaporkan ini sama saja melaporkan ini anak nggak benar, hanya kebencian yang ibu laporkan itu," papar dia.

Lantas apa saja pernyataan Ipda Ferren yang menurut Ahmad Sahroni adalah luapan kebencian?

Tribunnews.com merangkumnya ke dalam empat poin.

Dalam RDP tersebut, Ibu Valyano Boni Raphael, Veronica Putri Amalia mengungkap, anaknya sempat dinyatakan mengalami gangguang jiwa.

Saat pemaparan ketika diberhentikan tanggal 11 Desember 2024, bagian psikologi Polda Jabar menyatakan, Valyano Boni Raphael mengalami Narcissistic Personality Disorder (NPD).

"Tetapi saat paparan saya ambil anak saya 11 Desember saya masih ingat dimana ada dari bak psikologi mengemukakan anak saya hasil pemeriksaann NPD, psikopat gangguang jiwa. Ipda Ferren," katanya.

Ipda Ferren Azzahra Putri mengaku telah ditugaskan memeriksa Valyano.

"Saat itu kami yang ditugaskan memeriksa Faliano Boni Ravael, kamu yang melakukan wawancara dan kami yang melakukan tes psikologi," katanya.

1. Teriakan Brimob

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved