Berita Muaro Jambi

Sopir Asal Lampung Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumah Makan di Muaro Jambi

Seorang sopir asal Dusun Padmosari I, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas di Rumah Makan Budi Mulyo, Desa Sebap

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Seorang sopir asal Dusun Padmosari I, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas di Rumah Makan Budi Mulyo, Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (5/2/2025) pagi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Seorang sopir asal Dusun Padmosari I, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas di Rumah Makan Budi Mulyo, Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (5/2/2025) pagi.

Korban yang diketahui bernama Andri Purwanto (29) ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam toilet rumah makan, dengan leher terikat tali nilon berwarna hijau.

Kasi Humas Polres Muaro Jambi, AKP Saaludin, membenarkan kejadian tersebut.

"Ya, benar. Warga menemukan seseorang tewas tergantung di toilet Rumah Makan Budi Mulyo, Desa Sebapo, Mestong," ujar Saaludin.

Menurut laporan yang diterima polisi, kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang saksi bernama Kasino, yang saat itu hendak membersihkan toilet.

"Salah satu toilet tertutup, dan saksi mencoba memanggil tetapi tidak ada respons. Kemudian saksi mendorong pintu dengan kaki, dan saat terbuka, ia terkejut melihat korban dalam kondisi tergantung," jelasnya.

Saksi kemudian memberi tahu para sopir yang sedang parkir di rumah makan. Seorang kernet bernama Adriano mengenali korban sebagai sopirnya, Andri Purwanto. Kejadian ini pun segera dilaporkan ke Polsek Mestong.

Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan tergantung dan sudah tidak bernyawa. Polisi juga menemukan bekas jeratan tali berbentuk huruf V di leher korban.

"Korban mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek jeans hitam. Dari pemeriksaan awal, ditemukan tanda-tanda yang mengindikasikan korban meninggal akibat gantung diri," tambah Saaludin.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca juga: Tak Ada Honorer Dirumahkan Usai Gagal Tes PPPK, Pemkab Bungo Alihkan ke Skema Paruh Waktu

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Tebo Naik, Pedagang Masih Bergantung pada Pemasok Luar Daerah

Baca juga: Daftar Nama 7 Bupati Wawako Wagub Perempuan di Sulawesi Selatan Dilantik 20 Februari 2025

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved