Berita Tebo

Harga Cabai di Pasar Tebo Naik, Pedagang Masih Bergantung pada Pemasok Luar Daerah

Pemerintah Kabupaten Tebo terus memantau harga bahan pokok di pasar. Berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Dis

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira Dani Damanik
Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Tebo, Edy Sofyan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo terus memantau harga bahan pokok di pasar.

Berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Diskoperindag) Tebo, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, terutama cabai.

Kepala Bidang Pasar Diskoperindag Tebo, Edy Sofyan, mengatakan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang kurang baik di sejumlah wilayah.

"Ya, ada kenaikan harga, seperti cabai merah dan cabai rawit," ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa pasokan cabai berkurang karena hasil panen terdampak cuaca buruk, sementara permintaan tetap tinggi.

"Panen berkurang, pemasok juga menurun, sedangkan permintaan tetap banyak. Itu yang menyebabkan harga naik," katanya.

Saat ini, harga cabai merah di pasar mencapai Rp 60 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram.

Edy juga menyebut bahwa pedagang di Tebo masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Provinsi Sumatera Barat dan daerah Curup.

"Pemasok cabai dan bawang biasanya berasal dari daerah Curup dan Padang," imbuhnya.

Baca juga: Daftar Nama 7 Bupati Wawako Wagub Perempuan di Sulawesi Selatan Dilantik 20 Februari 2025

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Jambi 11 Maret 2025

Baca juga: Petugas SPBU di Kerinci Viral Gegara Nekat Langsir Solar ke Jerigen, Warganet: Kacau Nian Sudah

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved