Polemik Pagar Laut
Profil Freddy Numberi, Komisaris PT Intan Agung Makmur Punya Ratusan SHGB Pagar Laut Tangerang
Berikut profil Freddy Numberi, komisaris PT Intan Agung Makmur yang memiliki 234 bidang sertifikat HGB pagar laut di Tangerang, Banten.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tak hanya itu, bahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid mengungkapkan ada 17 SHM.
Disebutkan bahwa total sertitifikat yang terkait pagar laut tersebut sebanyak 263 bidang dalam bentuk HGB.
Dari jumlah tersebut, 234 bidang atas nama PT Intan Agung Makmur, 20 bidang atas nama PT Cahaya Inti Sentosa dan sembilan bidang atas nama perorangan.
Hal itu disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid dalam konferensi pers, Senin (20/1/2025).
"Pertama, PT Intan Agung Makmur sebanyak 234 bidang dan atas nama PT Cahaya Inti Sentosa sebanyak 20 bidang. Kemudian, atas nama perseorangan sebanyak sembilan bidang," kata Nusron, Senin.
Selain SHGB, terdapat pula SHM yang terbit di kawasan pagar laut Tangerang dengan jumlah 17 bidang yang dimiliki seseorang bernama Surhat Haq.
Lalu, seperti apa profil dari PT Intan Agung Makmur? Berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber.
Baca juga: Kaemil Bocah Asal Kerinci Wakili Indonesia MTQ Tingkat Internasional di Qatar
Profil PT Intan Agung Makmur
PT Intan Agung Makmur menjadi pemilik mayoritas SHGB pagar laut Tangerang.
Perusahaan tersebut memiliki 234 dari total 263 bidang SHGB.
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, tak ada laman resmi dari PT tersebut.
Tak banyak juga informasi mengenai PT Intan Agung Makmur yang beredar di internet.
Meski demikian, berdasarkan laman Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), PT Intan Agung Makmur diketahui beralamat di Jalan Inspeksi PIK 2 Nomor 5 (Terusan Jalan Perancis), Kosambi, Tangerang, Banten.
PT Intan Agung Makmur diketahui berada di area yang sama dengan kantor utama perusahaan yang terafiliasi proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
PIK 2 adalah proyek kawasan elite lanjutan PIK 1 yang digarap Agung Sedayu Grup milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan bersama Salim Group yang dipimpin Anthony Salim.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.