Dugaan Pelecehan Anak
Dugaan Pelecehan Anak Kandung oleh ASN Polda Jambi 20 Tahun Lalu, Propam Periksa F
PA merupakan anak kandung F. Tindakan pelecehan anak itu, disebutkan terjadi saat PA masih berusia 8 tahun. F merupkan ASN di Polda Jambi
Penulis: Rifani Halim | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI.COM - Di Jambi, video seorang perempuan yang mengaku jadi korban pencabulan oknum ASN di Polda Jambi tengah viral.
Perempuan berinisial PA mengaku menjadi korban pencabulan oknum ASN Polda Jambi berinisial F yang merupakan ayah kandung.
PA merupakan anak kandung F. Tindakan dugaan pelecehan anak itu, disebutkan terjadi saat PA masih berusia 8 tahun.
Video tersebut viral di media sosial. Polda Jambi memberikan penjelasan lengkap.
Kabid Humas Polda Jambi melalui Kasubbid Penmas Kompol M Amin Nasution, mengatakan Bidang Propam Polda Jambi sudah menelusuri kebenaran persoalan tersebut.
Propam Polda Jambi telah memanggil ASN berinisial F untuk diklarifikasi.
Kompol Amin mengatakan F memang bekerja sebagai ASN di Polda Jambi.
Hasil klarifikasi, F mengaku tidak melakukan hal tersebut.
F menyangkal tuduhan tersebut.
Dia bilang tidak pernah melakukan pelecehan terhadap PA.
Propam Polda Jambi juga telah meminta klarifikasi kepada korban (PA) via telepon.
Posisi PA sedang tidak berada di Jambi, melainkan di Purwakarta, Jawa Barat.
Hasil klarifikasi, PA tetap bersikukuh mengatakan bahwa F melakukan pelecehan terhadapnya 20 tahun silam.
Menurut Amin, korban mengaku selama ini tidak menyebarkan video tersebut karena tidak mengerti menggunakan HP atau ponsel.
Dia meminta tolong bantuan temannya untuk menyebarkan video tersebut di media sosial.
Terkait kasus tersebut, Bid Propam Polda Jambi menyarankan agar terduga korban, PA, membuat laporan polisi ke Polda Jambi sehingga laporan nanti bisa diproses.
Amin mengatakan pihak Polda Jambi masih menunggu laporan terduga korban agar bisa diproses lebih lanjut.
Viral Video Pengakuan PA
Sebelumnya beredar video pengakuan seorang perempuan yang dilecehkan ayah kandung sejak umur 8 tahun.
Perempuan berinisial PA itu mengatakan ayahnya bekerja sebagai ASN di Polda Jambi.
Dilansir dari akun Instagram @infoseputar_jambii, Jumat (17/1/2025), PA membuat video pengakuan bagaimana ayah kandungnya melakukan pelecehan.
PA meminta keadilan kepada Kapolda Jambi hingga Kapolri, agar masalah bisa diusut tuntas.
"Saya anak dan korban pelecehan oleh bapak sendiri bekerja staf ASN di Polda Jambi.
Demikian ungkap PA dalam video yang beredar di Instagram lokal Jambi.
PA menuturkan selama ini banyak tetangganya tidak mempercayai cerita soal pelecehan oleh ayah kandung tersebut.
"Tidak ada yang percaya. Malah tetangga lain sebut saya berbohong. Apalagi pelakunya papa saya sendiri," ucapnya.
PA menuturkan pertama kali ayahnya melakukan pelecehan saat berada di kebun.
Ketika itu, PA masih kelas 4 sekolah dasar.
"Papa pertama kali melecehkan saya kejadian itu saya kelas 4 SD di kebun karet di daerah Tanjung Pauh Km 39, Mestong.
Demikian penuturan PA di video.
Ayahnya, F, disebutkan telah melakukan pelecehan saat PA sedang mandi.
"Jadi habis ke kebun karet bersih-bersih, kami biasanya mandi.
Tapi kali ini mandi bersama, karena air sungai tinggi, malam sebelumnya hujan.
Terus papa kami ikut mandi.
Terus tiba-tiba papa peluk dari belakang, terus...
Demikian kata PA.
Dia mengaku takut bercerita kepada sang ibu karena masih kecil.
Kini, PA meminta polisi mengusut kasus dugaan pelecehan tersebut, karena PA tak kuat dengan perangai ayahnya.
Setelah postingan video itu viral, banyak warganet berkomentar.
Bahkan akun Polda Jambi pun merespons postingan tersebut.
"Terima kasih atas informasi yang diberikan. Saat ini Bid Propam Polda Jambi sudah memanggil Saudara F yang merupakan ASN di Polda Jambi untuk klarifikasi terkait kebenaran dari berita viral tersebut.
Demikian tulis admin dari Polda Jambi.
Dalam kolom komentar, banyak wargane mendesak agar dugaan pelecehan itu segera ditindaklanjuti. (fan/tom)
Baca juga: Awas Merangin Hujan Petir, Prakiraan Cuaca BMKG 18 Januari 2025 11 Daerah di Jambi Hujan Merata
Baca juga: Cerita Viral Wak Timuk Tinggal Sebatang Kara di Kota Jambi, Benarkah Ia Ditelantarkan?
2 Remaja Sempat Hilang 2 Hari, Diguga Dirudapaksa Oknum Polisi, Alami Luka Memar, Korban Disiksa? |
![]() |
---|
Update Oknum Polisi Diduga Rudapaksa 2 Remaja di Kaimana Papua, Kasat Reskrim: Diamankan di Maluku |
![]() |
---|
Polres Kaimana Ungkap Oknum Polisi Pelaku Rudapaksa 2 Remaja akan Jalani Pemeriksaan, Ini Sosoknya |
![]() |
---|
2 Remaja Diduga Korban Rudapaksa Oknum Polisi Sempat Mohon Dibebaskan, 2 Tempat, Pelaku Mengancam |
![]() |
---|
Oknum Polisi Diduga Rudapaksa 2 Remaja di Kaimana Papua Barat, Berusia 13 dan 14 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.