Berita Tanjung Jabung Barat
Sering jadi Jalur Alternatif Banjir Air Laut, Waspadai Sejumlah Titik Rawan di Jalan Desa Semau
Menjadi jalur alternatif dan solusi menghindari banjir, beberapa titik ruas jalan Desa Semau memiliki lokasi rawan kecelakaan.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Mareza Sutan AJ
Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Menjadi jalur alternatif dan solusi menghindari banjir, beberapa titik ruas jalan Desa Semau memiliki lokasi rawan kecelakaan.
Banjir rob atau banjir air pasang laut masih terus terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, jalan alternatif memang menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat.
Satu di antara jalan alternatif yang berada di Desa Semau, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Jalan yang sejatinya baru dilakukan peningkatan dengan rigid beton tersebut tentunya sangat nyaman dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat.
Ditambah jalur tersebut dapat diandalkan masyarakat sebagai jalur untuk menghindari banjir air pasang laut yang saat ini masih sering terjadi di Tanjab Barat.
Di balik itu semua, tersimpan bahaya yang perlu diantisipasi oleh para pengendara yang melalui jalur tersebut mengingat ada beberapa titik yang rawan terjadinya kecelakaan karena kondisi tikungan yang cukup berbahaya.
“Ada sekitar dua tikungan yang rawan, karena memang tikungannya cukup manis,“ ujar Sanusi warga sekitar.
Karena kondisi jalan yang mulus, ditambah minimnya rambu tentu keberadaan tikungan tersebut sangat membahayakan bagi pengendara yang baru melintas di lokasi tersebut terlebih saat malam hari.
“Sudah beberapa kejadian terjadi di tikungan ini, kebanyakan laka tunggal dan malam hari,“ ujarnya.
“Pada awal bulan lalu juga ada kendaraan pribadi yang keluar jalur di tikungan sehingga terguling ke sungai. Dan harus menggunakan cren derek untuk evakuasi, “ jelasnya.
Dari pantauan tribunjambi.com di lapangan, jalan yang cukup mulus tersebut mampu memangkas perjalanan dari jalur utama sekitar 15 menit.
Di beberapa lokasi memang terdapat tikungan yang cukup rawan, namun di titik rawan tersebut tidak ada rambu arah jalan dan juga besi pengaman.
Hanya saja beberapa rambu spanduk bertuliskan rawan kecelakaan yang terpasang beberapa meter dari tikungan rawan tersebut. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)
Baca juga: BNNP Jambi Ungkap Kasus Narkoba Sintetis Perdana, Pelaku Beraksi Lewat Transaksi Bitcoin
Baca juga: Aktivitas Penyeberangan LSDP Kuala Tungkal Tembus 200 Orang Sehari, Akhir Tahun Diprediksi Meningkat
Gagal Dua Kapal Malaysia Selundupkan 10 Ribu Koli Barang Ilegal di Tanjab Barat |
![]() |
---|
Mantan Sekdes di Tanjab Barat Bolos Kerja Lima Tahun saat jadi ASN Bikin Bupati Marah |
![]() |
---|
Ada ASN di Tanjab Barat tak Masuk Kerja 5 Tahun Bikin Bupati Marah saat Rapat |
![]() |
---|
122 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal usai Kebakaran Landa Sungai Dualap Tanjab Barat |
![]() |
---|
Kasus Sabu 125 Kg di Tanjab Barat, Inilah Tiga Tersangka dan Perannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.