Advertorial
Wisuda ke-56 Universitas Batanghari Menorehkan Kebanggaan dan Harapan di Era Kompetitif
Universitas Batanghari (Unbari) kembali mencatat sejarah dengan menggelar Wisuda ke-56 untuk Program Magister, Sarjana, dan Diploma pada Sabtu (30/11/
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Universitas Batanghari (Unbari) kembali mencatat sejarah dengan menggelar Wisuda ke-56 untuk Program Magister, Sarjana, dan Diploma pada Sabtu (30/11/2024).
Afdalisma, S.H., M.Pd., Pjs. Rektor Universitas Batanghari, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara ini.
“Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, saya ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka,” ujarnya.
Afdalisma mengatakan, sebanyak 427 lulusan resmi menerima gelar akademik mereka pada hari ini, terdiri dari 51 lulusan Program Magister, 375 Program Sarjana, dan 1 Program Diploma.
Dia menyebut bahwa lulusan-lulusan tersebut menjadi bagian dari total 18.534 alumni yang telah dihasilkan Unbari.
“Hari ini adalah momen penting yang menandai pencapaian luar biasa dalam perjalanan akademik Anda,” kata Afdalisma.
Dia menambahkan, salah satu sorotan dalam wisuda ini adalah penghargaan bagi lulusan terbaik.
Dia menyebutkan nama Layla Annisa Sabrina, lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sebagai lulusan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,96 dan predikat “Dengan Pujian”.
“Kepada Layla dan seluruh lulusan terbaik lainnya, saya ucapkan selamat atas prestasi yang luar biasa. Semoga ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian lain di masa depan,” Afdalisma berujar.
Afdalisma mengatakan, dunia saat ini tengah memasuki era perubahan cepat yang membutuhkan kemampuan lebih dari sekadar kecerdasan akademik.
“Anda tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga mampu berinovasi dan berpikir kreatif dalam menghadapi tantangan global,” katanya.
Dia menegaskan bahwa para lulusan diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Dia juga menyampaikan bahwa Universitas Batanghari terus berupaya memperkuat pendidikan berbasis teknologi.
Afdalisma berujar, berkat hibah Program Riset Inovasi Pembelajaran dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Unbari menerima bantuan perangkat teknologi senilai Rp296 juta.
“Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital,” katanya.