Seputar Polri

Cerita Aiptu Nana Bangun LPQ Bahrul Ulum, Gratis untuk Anak hingga Lansia

Aiptu Nana Sumarna mendirikan LPQ Bahrul Ulum Jambi sebagai wadah gratis belajar Al-Qur’an, berbagi pangan, dan ajak warga bersedekah untuk sesama.

Editor: Content Writer
Istimewa
POLISI INSPIRATIF - Aiptu Nana Sumarna sedang melatih bacaan Al-Qur'an kepada murid-murid di Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) Bahrul Ulum, Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda dan menjaga keharmonisan masyarakat. Tak hanya dilakukan di sekolah formal, banyak tokoh masyarakat yang mendirikan lembaga belajar Al-Qur’an secara mandiri.

Salah satunya datang dari Kota Jambi, di mana seorang anggota Bid Propam Polda Jambi, Aiptu Nana Sumarna, tetap menyisihkan waktu di tengah kesibukannya untuk mengabdi lewat jalur pendidikan agama.

Sejak 2005, ia mendirikan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Bahrul Ulum di Perumahan Vidya Indah, Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi.

LPQ Bahrul Ulum telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama Kota Jambi dengan Nomor Statistik Lembaga 4 112.15.7.10256.

Bersama istrinya, Aiptu Nana mengelola program gratis mulai dari Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Ta’limu Qur’an Aulad (TQA), hingga tahfiz Al-Qur’an.

Baca juga: Wujud Belasungkawa, Polda Jambi Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol

Kontribusi Sosial dan Gerakan Sedekah

Pendirian LPQ dilatarbelakangi kondisi lingkungan sekitar yang dihuni lebih dari 200 kepala keluarga.

"Kami termotivasi membuat tempat belajar ngaji, salat, dan ilmu agama agar anak-anak dari TK hingga SMA memiliki wadah pembelajaran,” jelasnya.

Kegiatan belajar mengaji untuk anak-anak berlangsung setiap sore hingga Isya sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara bagi orang tua dan lansia, jadwal dilakukan setelah Isya dan juga selepas salat Subuh. Dengan pola ini, kegiatan tidak mengganggu jam dinas Aiptu Nana di Polda Jambi.

Selain mengajarkan ilmu agama, Aiptu Nana kerap berbagi beras dan sayur gratis bagi warga kurang mampu. Program sosial ini bahkan diperkuat dengan ajakan bersedekah. Keluarga atau warga yang ekonominya lebih mampu diminta menyisihkan sebagian rezekinya, yang kemudian disalurkan kembali untuk masyarakat yang terbatas secara finansial.

"Kami ini ketika ditunjuk diamanahi sebagai tuan Masjid, kami menginginkan dari Masjid ini membawa manfaat untuk masyarakat sekitar,” tandasnya.

Dengan peran ganda sebagai pendidik dan penggerak sosial, Aiptu Nana menunjukkan bahwa seorang polisi tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mampu menumbuhkan solidaritas dan membangun masyarakat lewat pendidikan agama serta kepedulian sosial.

Baca juga: Polda Jambi Launching Gerakan Pangan Murah di GOR Kota Baru

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved