Berita Selebritis

Marshanda Jalani Meditasi dalam Kegelapan Total:  Kita Harus Belajar Berdamai

Marshanda mengungkap pentingnya menjaga kesehatan mental, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi anaknya. 

Penulis: Nurlailis | Editor: Nurlailis
Ist
Marshanda Tekankan Pentingnya Pendidikan 

TRIBUNJAMBI.COM - Marshanda mengungkap pentingnya menjaga kesehatan mental, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi anaknya. 

Baru-baru ini, ia menjalani sebuah proses retreat yang dikenal sebagai Darkness Retreat, suatu pengalaman di mana seseorang menghabiskan beberapa hari dalam kegelapan total untuk meditasi dan self-healing. 

Selama retreat ini, Marshanda berhadapan langsung dengan diri sendiri, menghadapi ketakutan dan trauma masa lalu. 

Baca juga: Anaknya Ingin Jadi Artis, Marshanda Tekankan Pentingnya Pendidikan

Ia menilai pengalaman tersebut sebagai momen penting untuk berdamai dengan ketidaknyamanan dalam hidup.

“Di sana, aku menyadari bahwa kita harus belajar berdamai dengan rasa tidak nyaman yang kita rasakan. Proses penyembuhan sejati terjadi ketika kita tidak lagi menghindari ketidaknyamanan tersebut,” jelasnya, dikutip dari YouTube Trans TV, (29/11/2024).

Pentingnya Komunikasi Terbuka antara Orang Tua dan Anak

Dalam konteks hubungan dengan anak, Marshanda menekankan pentingnya komunikasi terbuka. 

Ia mengingatkan orang tua agar selalu menjadi tempat yang aman bagi anak-anak mereka untuk bercerita tanpa merasa dihakimi. 

Baca juga: 4 Potret Marshanda Bak Prewedding, Tampil Cantik Pakai Gaun Biru

Ia ingin Siena tahu bahwa ia akan selalu ada untuk mendengarkan dan memberikan dukungan, apapun yang terjadi. 

Ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan bahwa anak tidak hanya berinteraksi dengan dunia luar.

Tetapi juga merasa aman untuk berbagi perasaan dengan orang tuanya.

Perjalanan Marshanda dalam Dunia Healing dan Parenting

Marshanda memulai perjalanan penyembuhan dan kesehatan mentalnya sejak usia 18 tahun. 

Baca juga: Marshanda Mendadak Sebar Undangan Inisial M & C, Warganet Singgung Nama Vicky Prasetyo

Ia menyadari pentingnya menghadapi dan menyembuhkan luka batin agar tidak menurunkan trauma pada anak-anaknya kelak. 

Ini adalah bagian dari usahanya untuk menjadi ibu yang bisa mendampingi anaknya dengan penuh kasih sayang, tanpa mewariskan generational trauma.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved