Berita Jambi

Perempuan Disabilitas Jambi Bangun Yayasan untuk Perjuangkan Hak untuk Bekerja dengan Setara

Detty Herawati, Ketua Yayasan Swagabilitas mengatakan banyak kisah pelik yang telah dilalui teman-teman disabilitas dalam mencari pekerjaan.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rohmayana
Tribunjambi.com/ Rara Khushshoh Azzahro
Perempuan Disabilitas Jambi Bangun Yayasan untuk Perjuangkan Hak untuk Bekerja dengan Setara 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI – Semakin bertambah tahun, mencari suatu pekerjaan dan membangun karir di dalamnya bukan menjadi sesuatu yang mudah bagi banyak orang. Kisah serupa juga dialami oleh para disabilitas di Provinsi Jambi.

Detty Herawati, Ketua Yayasan Swagabilitas mengatakan banyak kisah pelik yang telah dilalui teman-teman disabilitas dalam mencari hingga mendapatkan pekerjaan, Sabtu (09/11/2024).

“Sampai sekarang pun tidak mudah mencari kerja bagi disabilitas walaupun ada Pasal 1 Angka 1 UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” ungkapnya.

Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib memperkerjakan paling sedikit dua persen` Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja”.

Lebih lanjut Pasal 53 ayat (2) UU Penyandang Disabilitas menyatakan bahwa, “Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit satu persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

Swagabilitas diartikan dari kata Sewaghati artinya pengabdian, dan Asha diartikan sebagai harapan bagi disabilitas yang fokusnya kepada pendidikan dan ketenagakerjaan.

Yayasan dikhususkan untuk teman-teman disabilitas yang juga didirikan oleh Perempuan disabilitas hebat.

Baca juga: Viral Pria Disabilitas di Trenggelek Ugal-Ugalan di Jalanan Demi Membuat Konten

Baca juga: Sinergi Bersama Sentra Alyatama, Pj Wali Kota Salurkan Bantuan ke Penyandang Disabilitas

Ada Ratumas Dewi selaku pembina, Ika Nur Hidayati sebagai pengawas, dan Noviliati Kurniasih merupakan bendahara yang menginisiasi berdirinya Yayasan sosial non profit ini bukan merupakan orang-orang baru. 

Mereka telah merintisnya sejak masih di organisasi Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Jambi.

Hanya saja, karena HWDI merupakan organisasi khusus untuk Perempuan, mereka tidak dapat membantu para disabilitas secara holistik.

Supaya dapat membantu berbagai gender, beberapa orang tersebut membangun Yayasan Swagabilitas diharapkan agar bisa mengakomodir semua gender.

Detty mengatakan, teman disabilitas kesusahan mendapatkan pekerjaan karena berbagai alasan.

Para pemberi kerja masih banyak yang belum teredukasi tentang kesetaraan mendapatkan pekerjaan. (Tribun Jambi/ Rara Khushshoh Azzahro)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved