Tukang Pijat Jadi Tersangka Gara-gara Tambal Rumah Bocor Pakai Gambar Calon Bupati Karanganyar

Seorang tukang pijat bernama Sutarman, menjadi tersangka gara gara menggunakan foto calon Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, untuk tambal rumah. 

Editor: Duanto AS
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Tim kuasa hukum dari Sutarman, tukang pijat yang jadi terdakwa lantaran memakai foto wajah calon Bupati Karanganyar untuk menambal rumah. 

Saat itu, Surtaman melintasi Dusun Gunung Watu, Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar dengan kondisi turun hujan deras. 

"Spontan, klien kami melepas rontek bergambar paslon nomor 2, untuk digunakan menutup jendela rumahnya yang bolong. Namun aksinya ketahuan pendukung paslon nomor 2," kata dia.

Ia mengatakan, Sutarman lalu memasang kembali rontek yang dilepasnya. 

Namun oleh pendukung paslon nomor 2, Rober-Adhe, APK tersebut dilepas lagi dan dibuang ke sawah. 

"Kemudian klien kami dibawa ke rumah calon bupati nomor 2 dan dimintai keterangan. Saat itulah, diduga terjadi penganiayaan," ungkap dia.

Dibantah Kubu Rober-Adhe

Koordinator Tim Advokasi Hukum Rober-Adhe, Hari Daryanto membantah keras dengan kronologi yang disampaikan kuasa hukum Sutarman.

"Saya malah heran. Saya baca berita kok salah semua," kata Hari saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/11/2024).

Hari mengatakan kronologi saat itu, tidak sedang hujan.

Selain itu, Surtaman dibawa ke Joglo Dawan kediaman rumah milik Rober Christanto ini agar tidak diamuk massa.

"Jadi dia cerita kondisinya hujan, saat itu tidak hujan dia dibawa ke Dawam justru  untuk diamankan agar tidak dipukul orang-orang itu sebenarnya nanti kita buktikan apa yang disampaikan pelapor," kata dia.

Menurutnya, keterangan yang disampaikan Sutarman hanya sepihak dan merupakan kampanye hitam untuk Paslon Rober-Adhe.

"Tidak ada penganiayaan saat itu dan bisa dibuktikan di persidangan dan saya kira tidak (merugikan Rober-Adhe), karena itu hanya sepihak biasa di musim kampanye black Campaign dan tidak berpengaruh pada berlian," ucap dia.

Baca juga: 4 Berita Populer, 12 Santri di Jambi Jadi Korban Rudapaksa, Mobil Mewah di Depan Gerbang Pondok?

Dia mengatakan keterangan Sutarman berubah-ubah.

Dari pengakuan dia, ada yang maksa ada yang nyuruh, namun dia keterangannya berubah-ubah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved