Calon Menteri Prabowo Gibran

Daftar 15 Menteri Jokowi Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Ada Makna Tersendiri? Pengamat Ungkap Ini

Sebanyak 15 orang menteri di era kepemimpinan Presiden Jokowi disebut bakal masuk dalam jajaran kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/ Kolase Tribun Jambi
Sebanyak 15 orang menteri di era kepemimpinan Presiden Jokowi disebut bakal masuk dalam jajaran kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran. 

11. Menteri Pertanian Amran Sulaiman

12. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

13. Menteri Keuangan Sri Mulyani

14. Menkumham Supratman Andi Agtas

15. Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani

Selain kelima belas menteri tersebut, tampak juga pejabat di Kabinet Indonesia Maju yang tampak mendatangi kediaman Prabowo.

Lalu apa makna dari kedangan 15 calon menteri yang berasal dari kabinet Presiden Jokowi itu?

Pengamat politik sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai, masuknya kembali sejumlah nama menteri era Presiden Jokowi ke dalam kabinet Prabowo-Gibran merupakan simbol keberlanjutan pemerintahan.

Baca juga: 3 Calon Menteri Diwant-wanti MAKI Jika Masuk Kabinet Prabowo, Mengapa? Siapakah Orangnya?

Menurut dia, pengalaman Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dan interaksinya dengan sesama menteri Presiden Jokowi menjadikannya mengenal secara dekat kinerja positif dari para calon menteri tersebut.

“Banyaknya kabinet Pak Jokowi yang masuk ke kabinetnya Pak Prabowo saat ini ya pertimbangan keberlanjutan itu menjadi dominan, Pak Prabowo tentu sudah mengenal lebih dekat selama ini kan sudah bekerja sama 5 tahun di kabinet, dan kalau kemudian hampir separuh atau 16 itu kan besar sekali itu untuk sustainability atau keberlanjutan,” kata Surokim, kepada wartawan Jumat (18/10/2024).

Surokim mengatakan, dengan masuknya sejumlah nama menteri Presiden Jokowi, Prabowo berharap tidak perlu beradaptasi terlalu lama karena dianggap sudah mengenal ‘medan’ sehingga bisa langsung tancap gas untuk kerja.

“Ya tentu kalau dilihat dari itu Pak Prabowo sih pengennya proses adaptasinya tidak terlalu lama, sehingga bisa langsung ngegas karena kan sudah berpengalaman menteri-menterinya di kabinet yang kemarin,” ujarnya.

Surokim mengatakan yang menjadi sorotan publik adalah Prabowo mempertahankan menteri-menteri bidang ekonomi terdahulu seperti calon Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang dibantu dua wakil calon Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dan Thomas Djiwandono.

Lalu Airlangga Hartarto hingga Bahlil Lahadalia.

Surokim berpandangan Prabowo berkeinginan tim ekonomi tersebut mampu melanjutkan kinerja positifnya di masa depan mengingat situasi ekonomi global yang sedang mengalami krisis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved