Pasukan Elite TNI vs Bajak Laut Somalia, Kopassus Kopaska dan Denjaka Habisi Perompak

Berani mengganggu kapal Indonesia, perompak Somalia dibabat habis oleh Kopassus, Denjaka dan Kopaska. Kapal dapat direbut kembali

Editor: Duanto AS
Kolase Intisari
Denjaka pasukan elite TNI AL 

Berani mengganggu kapal Indonesia, perompak Somalia dibabat habis oleh Kopassus, Denjaka dan Kopaska. Kapal dapat direbut kembali

TRIBUNJAMBI.COM - Gabungan pasukan elite TNI pernah melibas dan menghabisi bajak laut Somalia.

Peristiwa ini terjadi sekira 10 tahun lalu.

Pasukan Komando Pasukan Khusus ( Kopassus ), Detasemen Jalamangkara ( Denjaka ) dan Komando Pasukan Katak ( Kopaska ) dikerahkan ke perairan Somalia.

Kala itu, kapal MV Sinar Kudus yang di dalamnya ad a20 orang awak, disandera perompak Somalia.

Kapal milik PT Samudra Indonesia itu dibajak perompak Somalia pada 16 Maret 2011.

Kapal berbobot 8.911 ton itu mengangkut feronikel dari Sulawesi menuju Rotterdam Belanda.

Posisi kapal saat itu di Perairan Somalia, tepatnya 350 mil laut tenggara Oman.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang waktu itu Presiden RI, menginstruksikan TNI untuk melakukan operasi pembebasan.

Operasi itu melibatkan Marinir, Sat-81 Kopassus, Denjaka dan Kopaska.

SBY meminta WNI yang disandera dibebaskan. Pembebasan itu melalui berbagai opsi.

Kisah pembebasan kapal MV Sinar Kudus ini, diterbitkan dalam buku setebal 184 dari Markas Komando Korps Marinir.

Dituliskan bagaimana rapat-rapat dijalankan, latihan dilakukan, hingga keputusan diambil Komandan Satgas Merah Putih Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin untuk menyergap para perompak tersebut.

Dalam pembebasan secara militer, dibentuklah Satgas Merah Putih.

Satgas melibatkan dua kapal fregat, yakni KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 dan satu helikopter, “sea riders” dan LCVP.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved