Speedboat Terbakar di Maluku Utara
Kepergian Mendadak Benny Laos, Istri Unggah Pesan Haru Sebelum Insiden Kebakaran Speedboat
Calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, meninggal dunia akibat kebakaran speedboat yang ditumpanginya di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu.
TRIBUNJAMBI.COM- Calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, meninggal dunia akibat kebakaran speedboat yang ditumpanginya di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu, pada Sabtu (12/10).
Benny bersama rombongan sedang dalam perjalanan ke Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, untuk kegiatan kampanye ketika insiden terjadi saat pengisian bahan bakar.
Pasca kepergian Benny, unggahan istri beliau, Sherly Tjo, menarik perhatian publik.
Satu hari sebelum kejadian tragis, Sherly membagikan momen kampanye suaminya, yang direkam di speedboat yang kemudian terbakar.
Dalam keterangan unggahannya, Sherly menyampaikan harapannya agar Tuhan menjaga suaminya tercinta.
"Tuhan jaga dia @benny.laos... Ketika saya sudah merasa lelah dan memilih untuk beristirahat di kapal, suami tetap turun untuk mendengarkan dan melihat langsung kebutuhan warga di pulau," tulis Sherly.
Sherly Tjo juga mengutip pernyataan Benny yang mengaku ingin menjumpai rakyat untuk mendengarkan keluh kesah warga
"Saya harus turun, mereka sudah menunggu - saya perlu melihat kondisi mereka di pulau," tulis Sherly Tjo.
Baca juga: Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan Speedboat, KPU Tunggu Pemberitahuan Penggantian Benny Laos
Unggahan ini kini mendapatkan banyak tanggapan dari warganet, dengan beberapa di antaranya merasa bahwa pesan tersebut seolah menjadi firasat kepergian Benny.
"Mbak ???????????? Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun ???? yang kuat Mba & keluarga," tulis warganet.
"Turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan," timpal yang lain.
"ya Allah ,ganti istrinya yg nyalon cagub demi alm suaminya tetap maju insyaAllah menang," tulis warganet.

Profil Benny Laos
Saat kejadian, Benny sedang dalam rangka kampanye bersama timnya dan istrinya, Sherly Tjoanda.
Ia segera dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan dengan prosedur RJP. Sayangnya, setelah dua jam perawatan yang intensif, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.