4 Fakta Karyawan Toko Curi Uang Hampir Rp 800 Juta untuk Belanja Barang Branded
Sebuah video yang viral di media sosial mengungkapkan kasus pencurian yang dilakukan oleh seorang karyawan toko HP bernama Syifa.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah video yang viral di media sosial mengungkapkan kasus pencurian yang dilakukan oleh seorang karyawan toko HP bernama Syifa.
Ia diketahui telah menggelapkan uang toko hingga mencapai Rp 798 juta selama satu tahun terakhir.
Yang mengejutkan, Syifa terlihat sangat santai dan tidak merasa bersalah saat diinterogasi oleh bosnya.
Baca juga: 3 Fakta WNA Asal Belanda Dideportasi Setelah Makan di Hotel Tak Mau Bayar
1. Kronologi Kasus Pencurian
Syifa bekerja sebagai tim keuangan di toko Triwulan Cell.
Dalam jangka waktu satu tahun, ia berhasil mencuri uang perusahaan dengan cara memanipulasi stok HP dan mentransfer uang ke rekening pribadinya.
Pemilik toko, yang mempekerjakan Syifa karena empati terhadap kondisi keluarganya, merasa sangat dikhianati.
Dalam video interogasi yang beredar di TikTok, Syifa dengan tenang menjelaskan ke mana uang hasil penjualan mengalir.
"Duitnya dibeliin barang, cuma gak se-branded branded itu," ungkapnya, menunjukkan sikap acuh tak acuh meski telah merugikan perusahaan.
2. Tanggapan Pemilik Toko
Pemilik toko, yang tampak sangat marah, menekankan betapa besar kerugian yang dialami akibat tindakan Syifa.
Ia memperlihatkan bukti mutasi rekening yang menunjukkan adanya aliran dana ke rekening pribadi Syifa.
Dalam video tersebut, Syifa bahkan tidak menunjukkan penyesalan saat menghadapi konsekuensi dari perbuatannya.
"Lu makan duit Triwulan Cell itu ya?" tanya sang bos.
Syifa hanya mengangguk tanpa rasa bersalah.
Baca juga: 4 Fakta Ledakan HP di Batam Sebabkan Pria Mengalami Luka Bakar, Korban Ditutup dengan Daun Pisang
3. Akibat dari Tindakan Syifa
Setelah terungkapnya pencurian ini, pemilik toko mengkonfirmasi bahwa Syifa akan dilaporkan ke polisi.
Meskipun situasi semakin serius, Syifa tetap bersikap santai dan malah bertanya tentang langkah selanjutnya setelah laporan dibuat.
"Terus besok sistemnya itu gimana?" tanyanya.
4. Kontroversi di Media Sosial
Video tersebut menarik perhatian banyak netizen yang menganggap ekspresi dan sikap Syifa sangat tidak pantas mengingat besarnya kerugian yang dialami toko.
Akun media sosial Triwulan Cell menuliskan, "Gila bisa setenang itu sikapnya, hati-hati dengan orang seperti ini."
Banyak yang berkomentar tentang ketidakpatuhan dan sikap tidak bertanggung jawab dari pelaku.
Sementara beberapa beranggapan bahwa video tersebut hanya dibuat untuk viral.
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com
Update berita Tribun Jambi di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.