Profil Tokoh
Sosok Sahbirin Noor, Gubernur Kalsel 2 Periode Jadi Tersangka KPK, Terima Fee 5 Persen dari Proyek
Sosok Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) yang jadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi
Gubernur Kalimantan Selatan tersangka
TRIBUNJAMBI.COM - Sosok Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) yang jadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Kasus ini juga menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta.
Total ada 6 tersangka pada kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemprov Kalsel.
Tersangka lainnya yakni Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan Ahmad Solhan (SOL), Kepala Bidang Cipta Karya Kalimantan Selatan Yulianti Erlynah (YUL), pengurus Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad (AMD), dan Plt Kepala Bagian Rumah Tangga Gubernur Kalimantan Selatan berinisial Agustya Febry Andrean (FEB).
Kemudian ada dua orang pihak swasta bernama Sugeng Wahyudi (YUD) dan Andi Susanto (AND).
Solhan, Yulianti, Ahmad, dan Febry ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK, sedangkan Wahyudi dan Andi ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK.
Baca juga: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Terseret OTT KPK, Diduga Terima Fee 5 Persen dari Proyek di PUPR
Baca juga: Kasus Penikaman Pensiunan TNI di Sulsel, Polisi Bingung dengan Keterangan Korban
Sosok Gubernur Kalsel Sahbirin Noor
Sahbirin Noor merupakan Gubernur Kalsel dua periode, yakni 2016–2021 dan dan 2021-sekarang.
Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Banjarmasin, 12 November 1967 ini mengenyam pendidikan sekolah dasar di MI TPI Budi Mulia Banjarmasin, lulus pada 1982.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMPN 10 Banjarmasin dan SMAN 5 Banjarmasin.
Sahbirin yang merupakan paman dari pengusaha batu bara Haji Isam ini meraih gelar sarjananya dari Uniska Banjarmasin. Ia kemudian meraih gelar S2 dari Universitas Putra Bangsa, Surabaya.
Rekam jejak studi Sahbirin terus berlanjut hingga mendapatkan gelar doktor pada 2021 lalu, dari Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Melansir dari laman Indonesia Corruption Watch (ICW), Sahbirin memulai kariernya sebagai birokrat di pemerintahan daerah Kalimantan Selatan.
Pria yang akrab disapa paman Birin itu pernah menjabat sebagai Lurah Kelayan Luar dan Pemurus Baru. Namun, kariernya di birokrasi hanya sampai sebagai Sekretaris Camat Banjarmasin Barat.
Sahbirin pun kemudian terjun ke dunia bisinis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Jhonlin Sasangga Banua, anak usaha Jhonlin Group.
| Kasus Penikaman Pensiunan TNI di Sulsel, Polisi Bingung dengan Keterangan Korban |
|
|---|
| Debat Publik Calon Gubernur Jambi, Tim Perumus Siapkan Tema dan Sub Tema |
|
|---|
| Berapa Gaji PPPK 2024? Pendaftaran Periode 1 Masih Dibuka hingga 20 Oktober 2024 |
|
|---|
| 3 Fakta Pembunuhan Wanita di Lhokseumawe, Pelaku Mantan Istri Siri Sang Suami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09102024-Sahbirin-Noor.jpg)