Santri di Sumatera Selatan Mengakhiri Hidup di Pasar, Keluarga Tolak Otopsi
Santri 13 tahun ditemukan mengakhiri hidup di lingkungan Pasar Megang Sakti Kelurahan Megang Sakti, Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Selanjutnya, anggota pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan berkoordinasi dengan petugas kesehatan, untuk dilakukan pemeriksaan luar terhadap korban.
"Hasilnya, petugas kesehatan menjelaskan bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia dan di tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan," ucap Kapolsek.
"Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," ungkap Kapolsek.
Baca juga: Nelayan di Lampung Tembak Tetangga karena Curiga Diintip Saat Bersama Istri
Ditemukan Satu Lembar Kertas dan Uang Tunai Rp15 Ribu
Di belakang korban, anggota menemukan satu kantong plastik yang berisikan satu lembar kertas, kemudian ada sebuah peci almamater ditempatnya mengenyam pendidikan.
"Ada juga topi warna coklat, 1 bungkus rokok buld beserta korek api, 1 buah pulpen, 1 bungkus makanan popcorn, uang tunai sebesar Rp15 ribu dan satu helai kain sarung warna hijau," jelas Kapolsek.
Keluarga Menolak Otopsi
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan menolak untuk dilakukan visum dan otopsi.
"Pihak keluarga menolak diotopsi dibuktikan dengan surat pernyataan. Kemudian keluarga korban langsung membawah jenazah ke Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti untuk dimakamkan sesuai syariat Islam," tutup Kapolsek.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Kesehatan Jiwa RSD/RSJ.
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com
Update berita Tribun Jambi di Google News
BPJS Ketenagakerjaan Sampaikan Duka Mendalam, Ojol Affan Kurniawan Meninggal Saat Mencari Nafkah |
![]() |
---|
Nasib Satpam DPRD Imron Sempat Menangis Motornya Terbakar, Kini Diganti Willie Salim: Alhamdulillah |
![]() |
---|
Gedung DPRD dan Kantor Ditlantas Polda Sumsel Dirusak Massa, 67 Pemuda Diamankan Polisi |
![]() |
---|
Partai Perindo: Seruan Kebangsaan untuk Menyikapi Kekecewaan dan Amarah Publik |
![]() |
---|
Presiden Wajib Lakukan Dialog Kerakyatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.