Kisah Inspiratif
Kisah Inspiratig Anak Muda: Khoirul Dapat Rp1 Miliar di Usia 21 Tahun
Khoirul Anas atau yang akrab dipanggil Anas adalah seorang investor, pengusaha dan trading consultant.
Akan tetapi, kegagalan kembali Anas hadapi. Selama tiga bulan bekerja, ia tidak kunjung mendapatkan mitra/nasabah investasi sehingga tidak menerima gaji sepeser pun.
Akhirnya Anas memasuki masa kuliah dan memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Meskipun demikian, dia terus mempelajari ilmu keuangan di pasar modal, investasi, financial planning, money management, online trading (foreign exchange, stock, cryptocurrency), dan lain sebagainya.
Baca juga: Kisah Fannie, Atlet Jambi: Transformasi dari Rasa Benci Jadi Cinta dalam Dunia Angkat Besi
Dalam masa pendidikannya di universitas, Anas dikenal sebagai mahasiswa yang disiplin, rajin dan aktif dalam mengikuti kegiatan di dalam maupun di luar kampus. Di sisi lain, jiwa entrepreneur Anas juga kian menggebu-gebu.
Di tengah-tengah kesibukannya menjadi seorang mahasiswa di kampus dan mahasantri di ma’had, dia menghabiskan waktu untuk berjualan kue brownies dengan cara menjadi reseller dari penjual roti di luar kampus.
Hasil keuntungan yang diperoleh, ia gunakan untuk biaya makan sehari-hari dan kebutuhan selama dirinya berkuliah.
Anas mencoba bisnis saat masih menjadi mahasiswa, di antaranya jualan kue brownies (2018), jualan gorengan (2018), reseller buku (2019), bisnis MLM (gagal/2019), jual lemari almari dan perabotan untuk anak kost (2019)
Tentu semua itu tidak dilalui Anas serta merta dengan mulus, banyak sekali hambatan dan rintangan yang ia hadapi. Berkat ketekunan dan keuletannya, Anas berhasil menyisihkan sebagian keuntungan hasil jualan untuk di tabung.
Pada akhir 2019, dana yang sudah ia kumpulkan, digunakan sebagai modal investasi pada instrumen yang cenderung memiliki risiko tinggi (high risk) yaitu saham dan trading forex.
Namun nahas, pada investasi pertamanya Anas mengalami kerugian dengan total belasan juta rupiah. Hal ini membuat dirinya hampir putus asa karena modal yang ia kumpulkan dengan penuh pengorbanan sudah habis tak tersisa.
Di masa burn out dan frustasinya, Anas teringat bahwa perjuangannya selama ini tidak boleh sia-sia begitu saja. Anas bangkit dari keterpurukannya dan mengevaluasi semua kesalahan serta kekurangannya dalam berinvestasi. Hingga pada akhirnya dirinya kembali mengumpulkan modal.
Berbekal ilmu pengetahuan dan pengalamannya, dirinya mampu menguasai dan memahami algoritma market baik secara technical analysis maupun fundamentals analysis bahkan dengan menggabungkan keduanya (hybrid).
Perlahan namun pasti, Anas berhasil menghasilkan keuntungan dengan persentase profit yang cukup tinggi.
Singkatnya, pada 2020 Anas memulai mendirikan akademi yang memberikan layanan berupa edukasi, bimbingan, layanan prosedur administrasi, dan mekanisme transaksi trading saham dan trading forex (valuta asing).
Walaupun kabarnya setelah ini dirinya akan lebih fokus mengembangkan portofolio investasinya daripada mengembangkan akademi yang sudah ia rintis sejak 4 tahun lalu.
“Harapan saya, semoga kisah ini bisa memotivasi banyak orang bahwa untuk meraih kesuksesan dibutuhkan perjuangan, pengorbanan, tekad yang kuat serta pengetahuan yang cukup. Semoga dapat menginspirasi banyak orang untuk melek berinvestasi terutama bagi Millenial dan Gen Z untuk mempersiapkan masa depan demi meraih financial freedom (kebebasan finansial)," pungkasnya.(tribunnews)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.