Berita Tebo

Dinkes Tebo Imbau Puskesmas Sediakan Masker Guna Hindari Penyakit ISPA pada Puncak Kemarau Ini

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tebo meminta puskesmas-puskesmas turut serta dalam penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada punc

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Wira
Kepala Dinkes Tebo dr Riana 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tebo meminta puskesmas-puskesmas turut serta dalam penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada puncak musim kemarau tahun ini.

Sebagaimana diinformasikan BMKG bahwa puncak kemarau terjadi pada Juli dan Agustus ini, Dinkes Tebo meminta agar puskesmas menyiapkan masker.

"Terutama pada wilayah-wilayah yang rawan dan sudah terjadi karhutla. Kita minta agar puskesmas yang sudah BLUD agar menyediakan masker dibagikan ke masyarakat," kata Kepala Dinkes Tebo dr Riana, Rabu (31/7/2024).

Selain itu, dia juga meminta agar jajarannya tersebut turun langsung ke masyarakat melakukan edukasi. Karena menurutnya dampak karhutla dapat mengakibatkan meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Terutama pada masyarakat lansia dan anak-anak. Sehingga kita minta agar puskesmas langsung turun. Kami di dinas kesehatan juga telah merencakan hal itu," kata Riana.

Riana juga menghimbau agar masyarakat rajin mengurangi aktivitas diluar rumah jika tak perlu serta minum air putih yang cukup.

"Tetapi sampai saat ini kita melihat belum ada peningkatan kasus ISPA yang signifikan," pungkasnya.

Baca juga: Kenduri Swarnabhumi 2024 Berdampak Pada Sosial-Ekonomi Masyarakat Tabir Merangin

Baca juga: Pj Bupati Tebo Minta Masyarakat Tidak Buka Lahan dengan Cara Membakar

Baca juga: 7 Pasangan Cakada yang Dapat SK Rekomendasi dari PDIP di Pilkada di Jawa Timur

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved