Berita Jambi
Selain SMAN 7 Merangin, SMAN 14 Kerinci Juga Sepi Pendaftar
Beberapa sekolah SMA di Provinsi Jambi mengalami sepi peminat saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online beberapa waktu lalu. Selain
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa sekolah SMA di Provinsi Jambi mengalami sepi peminat saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online beberapa waktu lalu. Selain SMAN 7 Merangin, SMAN 14 Kerinci juga mengalami nasib serupa.
Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Sumantri, pada Jumat (12/7/2024), menuturkan bahwa berdasarkan data terakhir yang diterima Disdik Provinsi Jambi, terdapat beberapa sekolah SMA yang sepi peminat.
“Ada beberapa sekolah yang tidak mencapai target dalam penerimaan siswa baru. Namun, ada dua sekolah yang cukup miris jumlahnya, yaitu SMAN 7 Merangin dengan hanya empat pendaftar dan SMA 14 Kerinci dengan kurang dari sepuluh pendaftar,” ujarnya.
Khusus untuk SMAN 7 Merangin, situasi sepi peminat ini sudah terjadi sejak tahun lalu. Pada tahun sebelumnya, jumlah peserta didik baru hanya belasan, dan tahun ini kembali menurun menjadi empat orang.
Disdik Provinsi Jambi telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kegiatan promosi di sekolah hingga rapat bersama sekolah sekitar seperti SMAN 6 dan SMAN 4 Merangin.
“Di mana kedua SMA tadi sepakat untuk mengurangi jumlah rombongan belajar (roombel) mereka dari 36 menjadi 34, dengan harapan dapat berbagi dengan SMAN 7. Namun, upaya tersebut belum memberikan dampak yang signifikan,” tambah Sumantri.
Namun, SMAN 7 Merangin masih bisa membuka pendaftaran secara offline hingga satu minggu ke depan dengan harapan para peserta yang gagal mendaftar di sekolah lain dapat tertampung di SMAN 7.
“Kita lihat Senin atau Selasa nanti, mudah-mudahan angka empat tadi bisa bertambah minimal menjadi sekitar 20,” harapnya.
Sementara itu, SMAN 14 Kerinci mengalami sepi peminat karena faktor geografis dan status sebagai sekolah baru. Sekolah ini berada di puncak bukit pendakian dan termasuk sekolah yang baru dibuka, sehingga wajar jika masih sepi peminat.
Ketua Panitia PPDB SMAN 7 Merangin, Saifudin, sebelumnya mengatakan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) dilaksanakan mulai dari 10 Juni hingga 12 Juli 2024. Hingga Jumat (12/7/2024), hari terakhir penerimaan PPDB di SMAN 7 Merangin, hanya ada empat pendaftar.
“Saya miris sekali, dari awal hingga hari ini penerimaan PPDB di SMAN 7 Merangin hanya ada empat pendaftar,” kata Saifudin kepada Tribun Jambi.
Saifudin menambahkan bahwa untuk penerimaan PPDB tahun 2024, pihak sekolah telah menyiapkan empat roombel dengan daya tampung 32 siswa per roombel, sehingga total daya tampung adalah 128 siswa.
“Saya selaku Ketua Panitia PPDB SMAN 7 Merangin berharap pemerintah agar setiap sekolah SMA di Kabupaten Merangin mematuhi aturan penerimaan melalui jalur zonasi,” jelas Saifudin.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 7 Merangin, Risman Saragih, mengatakan bahwa di sekitar lingkungan sekolah SMAN 7 Merangin memang tidak ada sekolah SMP yang dapat menjadi penunjang dalam penerimaan PPDB di SMAN 7.
“Saya kira penyebabnya karena di sekitar sekolah kita tidak ada sekolah SMP. Lulusan dari lima sekolah SD di wilayah Dusun Bangko semuanya mendaftar di SMPN 1 dan SMPN 4 Merangin yang zonasinya lebih dekat ke SMAN 1 dan SMAN 6 Merangin,” jelas Risman Saragih.
Baca juga: M Syukur, Aspan, dan Diza Bakal Di-PAN-kan Zulkifli Hasan Besok
Baca juga: Dukcapil Batanghari Telah Cetak 50.097 Kartu Identitas Anak
Baca juga: Kasus Perambahan Hutan P21, Kejari Tebo Limpahkan ke Pengadilan
Lansia Kota Jambi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba 17-an |
![]() |
---|
Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari Jambi |
![]() |
---|
Warga Tersenyum Sumringah dan Bahagia, Hesti Haris Serahkan 17 Unit Bantuan Bedah Rumah |
![]() |
---|
Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi |
![]() |
---|
Satresnarkoba Polresta Jambi Tangkap WN, Amankan 7 Paket Sabu dari Kotak Rokok hingga Lipatan Baju |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.