Pembunuhan Sopir Taksi Online Jambi

Ingat Kasus Pembunuhan Driver Maxim di Jambi? Begini Kondisi Terbaru Otak Pelaku Hafif Tramubia

Pembunuhan driver maxim di Jambi, Risdianto, terjadi pada 9 April 2024. Hafif Tramubia yang menjadi tersangka otak pelaku, berkas perkaranya belum ram

Penulis: Rifani Halim | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Tersangka otak pelaku pembunuhan Risdianto driver Maxim di Jambi, Hafif Tramubla. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembunuhan driver maxim di Jambi, Risdianto, terjadi pada 9 April 2024. Hafif Tramubia yang menjadi tersangka otak pelaku, berkas perkaranya belum dinyatakan lengkap.

Penyelesaian berkas untuk dilanjutkan ke kejaksaan jadi lambat karena kondisi kesehatan.

Pria gempal yang diamankan di hotel di Kota Jambi itu, masih berada di rumah tahanan Polda Jambi.

Informasi yang dihimpun, Hafif yang ditembak polisi, harus menjalani proses amputasi pada kaki kanan, tempat peluru bersarang.

Kanit I Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi, AKP Irwan, membenarkan kaki tersangka harus diamputasi.

Untuk pemberkasan, ucapnya, menunggu pemulihan dari pria yang punya ide mengambil paksa mobil driver maxim yang berujung pembunuhan itu.

"Kita masih menunggu kesehatan tahanan, karena dilakukan amputasi. Kalau sudah (sehat) kita harap bisa tahap II," ungkap AKP Irwan, pada Jumat (28/6/2024).

Dia menerangkan tersangka Hafif mendapatkan perawatan dari Bidokes Polda Jambi. "Tinggal menunggu kesehatannya pulih," jelasnya.

Risdianto yang jadi korban pembunuhan malam lebaran Idul Fitri itu, merupakan warga Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Keluarga membuat laporan hilang pada 10 April 2024. Polisi melakukan penyelidikan, hingga akhirnya jenazah ditemukan Minggu (14/4/2024).

Mayat Risdianto ditemukan setelah penangkapan seorang tersangka rekan Hafif, yakni Agam Santoso, di Kabupaten Tebo.

Agam menunjukkan tempat mereka berdua membuang jasad korban, yang berada di tengah kebun di wilayah Ness Muarojambi, yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Kemudian dari mulut pria yang tinggal di Muara Tabir itu juga muncul nama pelaku utamanya.

Usai menemukan jenazah korban, polisi melakukan pencarian pelaku, dan menemukan di sebuah hotel melati.

Penjelasan polisi, saat akan ditangkap Hafif berusaha kabur, hingga akhirnya dilakukan tindakan untuk melumpuhkannya, dengan tembakan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved