Berita Viral
Viral Warga Kumpeh Muaro Jambi Tak Kebagian Gas LPG 3 Kilogram, Padahal sudah Antre dari Subuh
- Viral di media sosial, ratusan warga Kumpeh, Muaro Jambi sejak subuh mengantre gas LPG 3 kilogram.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
Ratusan Warga Kumpeh Muaro Jambi Tak Kebagian Gas LPG 3 Kilogram
TRIBUNJAMBI.COM- Viral di media sosial, ratusan warga Kumpeh, Muaro Jambi sejak subuh mengantre gas LPG 3 kilogram.
Namun sayangnya meski sudah dari subuh mengantre, namun ratusan warga ini tidak berhasil mendapatkan gas LPG 3 kilogram.
Kebanyakan masyarakat yang sudah mengantre sejak subuh tidak kebagian Gas LPG 3 kilogram.
Hal ini membuat warga menjadi geram, karena banyak warga yang tidak kebagian gas LPG 3 kilogram.
Video tersebut viral setelah dibagikan akun gosip @kabarkampungkito.
Nampak ratusan warga ini kesal karena tak kebagian gas LPG 3 kilogram meski sudah mengantre di SPBU Sogo, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi.
“Nah min antrian gas elpiji dari jam 5 subuh, akibat tidak mencukupi kouta masyarakat banyak yang tidak kebagian,” tulis keterangan video tersebut.
Baca juga: Viral Remaja Mengolok-olok Penderitaan Anak-anak Palestina, Netizen Geram: Nggak Punya Hati
Baca juga: Viral Oknum Dishub Palak Sopir Pikup di Jakarta Barat, Minta Uang Rokok Rp 50 Ribu
Keterangan video itu menjelaskan bahwa peraturan dari pihak SPBU yang berubah-ubah membuat warga kesal.
Terlebih saat warga sudah antre tapi justru tidak mendapatkan gas.
“Peraturan yang tidak konsisten dari petugas pangkalan membuat masyarakat geram,” tulisnya.
Warga juga memohon agar pihak Pertamina bisa meninjau ke setiap pangkalan.
Nampak ratusan warga itu mengeluh lantaran tak juga mendapat gas LPG 3 kilogram.
“Viralkan guys, viralkan, kami dak dapat gas LPG, lah antre dari subuh,” kata warga berteriak.
Postingan video itu juga mendapat beragam komentar dari warganet.
Tak sedikit warga lain merasa hal yang sama, hal ini diduga karena permainan pihak pangkalan.

Baca juga: Begini Kondisi Rumah Tangga Briptu FN Viral yang Jadi Pemicu Bakar Suami hingga Tewas
"pangkalan atau agen bermain harus nya 2000 tabung dituruni cuma 1000 tabung dlm hitungan jam stok kosong pengalam saya lihat dan antri dipangkalan dpn angsso duo telambat dikit dk dapat selang orng sepi datang orng langsir tabung pkek motor," tulis warganet.
"kadang mulai jam 4 subuh lah begegas antri," timpal yang lain.
"Dan alsannya pasti udh habis .habis di angkut ke tmpt lain," sahut warganet lainnya.
"Gas payah..pertalite pun mulai susah..berapa hari asal masuk spbu selalu hbis..terpaksa isi pertamax...dah jogetin bae oke gas oke gas," sahut warga yang lain. (Tribunjambi.com/ Rohmayana)
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Sosok Dahlan Dahi Berhasil Dinobatkan sebagai Tokoh Media Berpengaruh di Ajang MTA 2025 |
![]() |
---|
Oknum Guru Chat Asusila ke Siswi SMP, Netizen Murka: "Tidak Ada Akhlak" |
![]() |
---|
Kesaksian Sahabat Ilham Pradipta, Kacab Bank BUMN yang Terbunuh: Padahal Dia Guru Bela Diri Kempo |
![]() |
---|
Bahagianya Ridwan Kamil Hasil Tes DNA Dirinya Terbukti Bukan Darah Dagingnya: Alhamdulillah |
![]() |
---|
Nasib Bocah 11 Tahun Ditendang Sekdes, Niat Bantu Ambil Layangan Nyangkut Malah Dituding Mencuri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.