Duka Orang Rimba di Jambi karena Penasihat Temenggung Meninggal, Malah Divideokan Orang
Meraung-raung menunjukkan kesedihan mendalam. Apa yang dilakukan para Orang Rimba ini merupakan bagian tradisi yang sudah berlangsung sejak lama.
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
"Mereka bersedia pindah ke lokasi yang lebih baik," ujarnya.
Lebih lanjut, informasi yang disampaikan Kapolsek Jambi Luar Kota, mereka akan menempati wilayah di sekitar Bungku, Kabupaten Batanghari.
Pantauan Tribun di lokasi, pondok-pondok yang terbuat dari terpal dan kayu-kayu penyanggah itu pun telah mereka bongkar sejak Sabtu malam, sebelum berangkat meninggalkan kawasan CRC sekitar pukul 19.30 WIB.
Kehidupan Orang Rimba Semakin Terbuka
“Aksi-aksi budaya Orang Rimba akan semakin mudah terlihat dan bisa bermakna aneh bahkan mengganggu bagi masyarakat lain, karena kehidupan mereka yang makin terbuka," kata kata Robert, menjelaskan.
Padahal, sejak dahulu tindakan itu sudah mereka lakukan. Hanya saja, apa yang Orang Rimba lakukan masih tertutup dalam hutan.
"Tatkala hutan makin tipis dan interaksi dengan orang lain makin dekat, maka tampaklah budaya yang sudah turun-temurun mereka jalankan,” kata antropolog KKI Warsi itu.
Orang Rimba merupakan kelompok masyarakat adat marginal yang hingga kini kokoh dengan adat dan budaya mereka.
Adat budaya yang berbasiskan alam rimba, tempat hidup mereka. Adat dan budaya itu sangat berbeda dengan masyarakat pada umumnya.
Untuk itu, menurut Robert Aritonang, mengakomodasi Orang Rimba dalam kehidupan normal merupakan bagian dari upaya untuk penghargaan terhadap budaya mereka.
“Ikut bersimpati dan ikut berduka cita, itu yang mereka butuhkan,” kata Robert.
Selain itu, yang penting dilakukan adalah tetap menyediakan ruang perlindungan hutan untuk kelompok ini.
Mereka hidup membutuhkan hutan untuk segala atraksi budaya dan sosial mereka.
“Juga dibutuhkan pemakluman dan pemahaman dari kita semua bahwa yang terjadi adalah perwujudan budaya mereka, dan dihadapi dengan tradisi mereka juga.
"Beri mereka pembujuk, dengan sendirinya aksi itu akan selesai dan mereka akan melangun, berpindah tempat melanjutkan pengungkapan rasa duka mereka,” kata Robert. (mareza sutan/rifani halim)
Baca juga: Warga Terpaksa Tebus Obat di Luar Apotek RSUD Abdul Manap Jambi, Sebagian Stok Kosong Sejak 2 Bulan
Baca juga: Analisis Politik, Mengapa Golkar Belum Putuskan Calon di Pilgub Jambi 2024
Orang Rimba
Suku Anak Dalam
Citra Raya City
Mendalo
Kabupaten Muaro Jambi
Kabupaten Muarojambi
melangun
Pematang Gajah
Taman Nasional Bukit Duabelas
Bupati Muaro Jambi BBS Usulkan Honorer R3 dan R4 Jadi ASN PPPK Paruh Waktu |
![]() |
---|
Menteri Transmigrasi ke Gambut Jaya Muaro Jambi, Edi: Bisa Jadi Pilot Project Nasional |
![]() |
---|
Pawai Kemerdekaan HUT RI ke-80 di Muaro Jambi, BBS Apresiasi Panitia, Peserta dan Masyarakat |
![]() |
---|
Ramai Nian, Masyarakat Tumpah Ruah Padati Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi |
![]() |
---|
Live YouTube Pawai Kemerdekaan HUT ke-80 RI di Muaro Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.